Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yunani Mulai Evakuasi Migran dari Kamp Idomeni

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2016 21:05 9:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2016 20:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Yunani hari Selasa (24/5/2016) memulai evakuasi bertahap para migran dan pengungsi yang memadati kamp pengungsian tidak resmi di Idomeni yang berbatasan dengan Makedonia.

Dilansir Euronews, kamp itu saat ini menjadi tempat berteduh sekitar 8.400 migran yang ingin menuju ke utara, tetapi terkatung-katung setelah Makedonia, negara pecahan Yugoslavia, menutup pintu perbatasannya dengan Yunani.

Penghuni kamp itu kebanyakan adalah orang-orang yang lari menyelamatkan diri dari konflik di Suriah, Iraq dan Afghanistan. Mereka akan segera dipindah bertahap ke kamp-kamp baru yang lebih tertata dan lengkap fasilitasnya.

Operasi yang dilakukan aparat Yunani itu termasuk penutupan akses ke daerah tersebut bagi orang luar dan pengerahan lebih dari 700 personel kepolisian untuk menjaga lokasi tersebut. Awak media dilarang memasuki area kamp, dan dicegat oleh polisi yang membuat blokade jalan beberapa mil jauhnya di sebuah persimpangan jalan yang menuju ke desa Idomeni.

Muhammad Jerusha, 23, migran asal Homs, Suriah berkata, “Saya akan pergi ke kamp lain karena itu satu-satunya solusi. Mungkin itu bukan jalan keluar, tetapi itu satu-satunya cara dan sekarang banyak orang, mereka akan pergi ke kamp lain.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abdul Hadid, 50, juga dari Homs, berkata, “Jika kami tahu apa yang akan terjadi kami tidak akan datang ke sini. Tujuan kami adalah Jerman. Kami datang mengikuti peta yang kami punya, tetapi mereka menghentikan kami di tengah-tengah perjalanan.”

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan polisi tidak akan menggunakan kekerasan, dan operasi pengosongan kamp Idomeni itu akan berlangsung selama sepekan hingga 10 hari.

Lebih dari 54.000 migran (termasuk pengungsi) terjebak di negara Yunani, yang sedang mengalami krisis finansial parah, sejak negara-negara Balkan dan sejumlah negara Eropa lain menutup pintu-pintu perbatasan mereka.

Hampir satu juta migran dan pengungsi telah melewati Yunani. Sebagian besar migran yang menyeberang berangkat dari pantai pulau-pulau Turki yang terletak berdekatan dengan wilayah Yunani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minum Kopi Turunkan Risiko Terkena Kanker Usus Besar
Tulisan selanjutnya Kumbang dan Kembang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?