Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mendagri: Sejak Desember 2015 Prancis Tutup 20 Masjid, Lainnya Menyusul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2016 07:54 7:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2016 07:54
Bagikan
Polisi anti huru-hara berjaga-jaga di Masjid Agung Paris, Prancis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Prancis telah menutup sekitar 20 masjid dan ruang shalat yang dianggap menyebarkan Islam radikal sejak bulan Desember lalu, kata Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve hari Senin (1/8/2016).

“Tidak ada tempat … di Prancis bagi mereka yang menyeru kepada dan menyulut kebencian di tempat ibadah atau di masjid-masjid, dan yang tidak menghormati sejumlah prinsip republik, terutama soal kesetaraan antara laki-laki dan perempuan,” kata Cazeneuve seperti dikutip AFP.

“Itulah kenapa saya mengambil keputusan beberapa bulan lalu untuk menutup masjid-masjid melalui status darurat, tindakan hukum ataupun tindakan administratif. Sekitar 20 masjid telah ditutup, dan masih akan ada lagi.”

Hal itu diungkapkan Cazeneuve saat berbicara dalam pertemuan dengan para tokoh Conseil Français du Culte Musulman (CFCM), sebuah dewan nasional terdiri dari gabungan organisasi Islam yang menjadi wakil resmi warga Muslim dalam berdialog dengan otoritas di Prancis.

Terdapat sekitar 2.500 masjid dan ruang shalat (musholah) di Prancis. Sekitar 120 di antaranya dituding menyebarkan ajaran Salafi. Patut diketahui, seperti halnya istilah jihad (jihadis), istilah Salafi di negara-negara dan media barat sering disalahartikan dan disalahgunakan untuk menyebut ajaran atau pengikut Islam beraliran “keras dan radikal” atau sangat ketat dan tidak moderat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cazeneuve mengatakan bahwa sejak 2012, sebanyak 80 orang telah diusir dari Prancis dan puluhan lainnya sedang dalam proses untuk diusir keluar negara itu. Namun, Mendagri Prancis tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut soal pengusiran itu.

Pertemuan itu digelar beberapa hari setelah terjadi kasus serangan di sebuah gereja di desa Saint-Etienne-du-Rouvray di Normandy, di mana seorang pendeta tewas. Dua remaja pelakunya, dari nama mereka, terindikasi sebagai Muslim.

Menteri Cazeneuve juga mengkonfirmasi bahwa pihak berwenang sedang mengusahakan pendirian sebuah yayasan untuk komunitas Muslim di Prancis, yang akan menjamin transparansi aliran dana masjid “yang sejalan dan menghormati prinsip-prinsip sekuler.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Brazil Menilai Trump Mimpi Buruk Amerika
Tulisan selanjutnya Polri Selidiki Akun Medsos Penghasut Kerusuhan Tanjungbalai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?