Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyetir dalam Kondisi Teler, Menteri Termuda Swedia Meletakkan Jabatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2016 07:40 7:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Agustus 2016 07:40
Bagikan
Aida Hadzialic, Muslim Bosnia yang mengungsi ke Swedia dan menjadi menteri termuda dalam sejarah negara itu.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri termuda yang pernah dimiliki Swedia, yang datang ke negara itu sebagai pengungsi dari Bosnia, hari Sabtu (13/8/2016) mengumumkan pengunduran dirinya setelah tertangkap mengendarai mobilnya dalam pengaruh alkohol.

Aida Hadzialic, 29, menteri pendidikan sekunder dan orang dewasa, mengaku diberhentikan polisi di kota Malmo, Swedia bagian selatan, dan hasil tes menunjukkan kandungan alkohol 0,2 gram per liter dalam darahnya, batas terendah yang dianggap sebagai pelanggaran di Swedia.

“Itu adalah kesalahan terbesar dalam hidup saya … Saya akan bertanggung jawab. Saya mengumumkan maksud saya untuk mengundurkan diri dari jabatan menteri,” kata Hadzialic, seorang Muslimah (Sunni), dalam konferensi pers yang digelar di gedung pusat pemerintahan di Stockholm seperti dikutip AFP.

“Saya mengerti banyak orang yang kecewa terhadap saya. Dan saya marah terhadap diri saya sendiri dan tentunya saya sangat menyesalinya,” kata politisi muda yang dipandang sebagai masa depan Partai Sosial Demokrat.

Hadzialic dilahirkan di Bosnia dan mengungsi ke Swedia saat berusia 5 tahun bersama keluarganya pada tahun 1992, ketika perang berkecamuk di bekas negara Yugoslavia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hadzialic mulai terlibat dalam organisasi pemuda Partai Sosial Demokrat sejak sekolah menengah atas dan berhasil menjadi anggota dewan di daerahnya pada usia 23 tahun.

Kemudian pada tahun 2014, ketika berusia 27 tahun, dia menjadi menteri termuda sepanjang sejarah negara Swedia.

Hadzialic bukan politisi pertama yang mundur dari jabatannya sejak kelompok sayap kiri kembali berkuasa di Swedia sejak dua tahun lalu.

Wakil perdana menteri dan menteri lingkungan Asa Romson dari Partai Hijau mengundurkan diri pada bulan Mei, setelah melakukan sejumlah keteledoran politik. Terakhir sebelum mundur dia menyebut serangan atas gedung WTC di New York yang dinyatakan sebagai serangan teroris 9/11, sebagai “kecelakaan 11 September.”

Mehmet Kaplan, migran asal Turki yang menjabat sebagai menteri perumahan, juga mengundurkan diri pada bulan April setelah membandingkan Israel dengan Nazi.

Mona Sahlin, koordinator nasional untuk urusan perlindungan demokrasi dari kekerasan ekstrimis, pada bulan Mei lalu terpaksa mundur dari jabatannya setelah mendia mengungkap bahwa dia membuat laporan gaji palsu untuk pengawal pribadinya agar bisa mendapatkan kredit dari bank. Mona Sahlin, juga seorang Muslim, pernah dihujani kecaman oleh warga Swedia, terkait ucapannya pada Maret 2002 dalam pertemuan dengan organisasi pemuda Turki Euroturk. Ketika itu Shalin yang kelahiran Swedia berkata, “Menurut saya itu yang membuat banyak orang Swedia cemburu pada kelompok migran. Kalian punya kebudayaan, identitas dan sejarah yang membuat kalian bersatu. Dan apa yang kami miliki? Kami punya Midsummer’s Eve dan hal-hal konyol semacamnya.” Midsummer’s Eve adalah perayaan penganut Kristen yang berkaitan dengan momen titik balik matahari pada musim panas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Tips Bebas Riba Menurut Achmad Mirza
Tulisan selanjutnya UPQ Akan Cetak 35.000 Mushaf Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?