Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berjaga-Jaga Jika Ada Serangan, Jerman Akan Minta Warganya Menyetok Makanan dan Minuman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2016 10:59 10:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2016 10:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin, pemerintah Jerman berencana akan mengeluarkan perintah agar warganya menimbun makanan dan air untuk berjaga-jaga jika terjadi serangan atau bencana, lapor koran Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung (FAS) hari Ahad (21/8/2016) seperti dilansir Reuters.

Jerman saat ini sedang berada dalam kewaspadaan tinggi, setelah terjadi dua serangan yang diklaim oleh ISIS dan insiden penembakan brutal oleh seorang pemuda belasan tahun yang mengalami gangguan mental bulan lalu. Awal bulan ini Berlin mengumumkan akan dilakukan penambahan pengeluaran untuk kepentingan kepolisian dan pasukan keamanan, serta pembentukan unit khusus guna memerangi kejahatan siber dan terorisme.

“Masyarakat akan diharuskan bertanggung jawab atas suplai untuk sepuluh hari kebutuhan makanannya masing-masing,” kata koran tersebut mengutip “Konsep Pertahanan Sipil” yang disusun oleh Kementerian Dalam Negeri Jerman.

Koran terkemuka itu juga mengatakan bahwa komite di parlemen sebenarnya yang diserahi tugas membahas strategi pertahanan sipil tersebut pada tahun 2012.

Seorang jubir Kemendagri mengatakan rencana itu akan dibahas dalam rapat kabinet hari Rabu lusa dan telah dipresentasikan oleh kementerian hari Ahad petang. Dia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang isi rencana itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan FAS, berdasarkan rencana tersebut warga diharuskan menyetok air minum untuk kebutuhan selama lima hari.

Sebagai tindakan berjaga-jaga jika ada ancamann yang membahayakan jiwa mereka di masa datang, warga diimbau untuk memiliki cadangan persedian kebutuhannya masing-masing.

Rencana itu juga menyebutkan perlunya sistem peringatan atau alarm yang dapat diandalkan, perlindungan struktur bangunan yang lebih baik, serta penambahan kapasites dalam sistem kesehatan.

Lebih jauh, dukungan untuk mempersenjatai warga sipil juga diperlukan.

Sebelumnya pada bulan ini, Menteri Pertahanan Jerman mengatakan bahwa negara itu berada dalam “bidikan terorisme” dan mendesak agar militer lebih banyak berlatih bersama dengan anggota kepolisian guna bersiap-siap menghadapi serangan teroris dalam skala besar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanMenyetok Makanan dan MinumanPerang Dinginserangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah India Usulkan Larangan Surogasi Komersial
Tulisan selanjutnya ICMI Luncurkan 400 Toko ICMI Di Jawa Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?