Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lecehkan Wanita Bercadar, Restoran Jerman Utara Dibanjiri Kecaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 September 2016 17:18 5:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 September 2016 17:12
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatulah.com— Setelah sebuah restoran di kawasan pinggiran Paris menimbulkan kemarahan publik dan memicu protes karena menolak melayani dua perempuan Muslim,  kini  restoran di Bielefeld, Jerman utara, menjadi topik hangat di media sosial setelah mengusir wanita bercadar.

Sebuah pemilik resetoran di Bielefeld Jerman banyak menerima kecaman via online setelah ia menolak melayani seorang wanita mengenakan cadar di wajahnya.

Christian Schulz, pemilik restoran di Seekrug, Bielefeld, mengakui, awalnya ia meminta wanita itu membuka kerudungnya. Namun waniata itu  menolak dan mulai berteriak marah padanya. Akhirnya, Christian meminta wanita itu untuk meninggalkan restoran.

Dikutip laman telegraph.co.uk, Schulz mengatakan tindakan ini dilakukan karena takut untuk keselamatan pelanggan lainnya. Tapi sejak itu dituduh melakukan tindakan “rasis” dan “penerus Hitler” di Facebook.

Restoran Seekrug di Bielefeld menyediakan minuman alkohol dan daging babi, yang haram bagi umat Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam laman Facebooknya menunjukkan foto-fotonya dengan koki-koki restoran Seekrug yang tampaknya orang Afrika.

Media Jerman melaporkan bahwa dia mempekerjakan karyawan-karyawan dari Nigeria, Ghana, Pakistan, dan Portugal.

Schulz mengatakan kepada surat kabar setempat, dulu dia pernah juga mengusir pengunjung-pengunjung yang mengenakan pakaian merek Thor Steinar, yang populer di kalangan neo-Nazi.

Di Facebooknya, Christian Schulz mengatakan sudah ‘menghapus dua postingannya yang berjumlah hampir 800 komentar’.

DIkutip BBC, pemakai cadar tersebut datang ke restoran pada Sabtu bersamaan dengan sekitar 1000 orang berkumpul di Seekrug untuk merayakan Festival of Light.

Schulz mengatakan dia meminta wanita itu untuk memperlihatkan mukanya, tapi wanita itu menolak dan meninggalkan restoran.

Setelah peristiwa tersebut, Schulz menjadi sasaran komentar-komentar negatif dan cacian-cacian tentang Seekrug di media sosial.

Media Jerman melaporkan beberapa akun Facebook yang mencaci maki dibuat seketika itu juga, setelah insiden terjadi, memperlihatkan ada yang mengkoordinir.

Schulz lalu membela diri di Facebook, dengan mengatakan, “Semuanya (komentar-komentar negatif) yang ditujukan untuk saya sangat keterlaluan, pada Sabtu saya hanya menggunakan hak sebagai manajer restoran.”

Baru-baru ini laman Facebooknya dihujani dengan komentar-komentar yang suportif.

Beberapa pesan di Facebook yang mendukungnya, antara lain adalah Gok Han, yang menulis, “Saya orang Turki dan agama saya Islam. Tapi… masuk ke restoran yang menyediakan bir sebagai seorang Muslim dan berkerudung seluruh tubuh (burka) – saya rasa cukup aneh! Anda seharusnya tidak masuk ke tempat bersosialisasi di mana alkohol dikonsumsi! Tidak pantas.”

Ini bukan kali pertama sikap rasis dan islamophobia Barat kepada Islam. Sebelum ini Sebuah video menunjukkan seorang pemilik restoran di kawasan pinggiran Paris tampak menolak untuk melayani dua perempuan Muslim, menimbulkan kemarahan di Paris dan memicu seruan protes, demikian kutip BBC, Senin (29/08/2016).

Dua Muslimah di Paris Diusir dari Restoran Karena Berjilbab

Dalam video, yang menyebar di media sosial, pria itu menyatakan kepada perempuan yang menggunakan hijab,” Teroris adalah Muslim dan seluruh Muslim adalah teroris.”

Insiden terjadi di restoran Le Cenacle di Tremblay-en-France pada Sabtu (27/08/2016) malam.  Kedua wanita itu menangis mendengar ucapan kasar manajer Restoran Le Cenacle di Tremblay-en-France, Prancis.

Manajer restoran itu langsung menemui mereka. ”Saya tidak ingin orang-orang seperti Anda di tempat saya, saya akan membuat hal yang jelas,” kata manajer restoran itu, seperti dalam rekaman video.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarJermanrestoran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Misi “Perahu Wanita ke Gaza” Mulai Berlayar dari Bercelona
Tulisan selanjutnya MUI Akui Banyak Label Halal Abal-Abal di NTB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?