Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Bagian Washington Tidak Siap Hadapi Gempa Besar dan Tsunami

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2016 08:03 8:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Oktober 2016 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Washington, Amerika Serikat, sangat tidak siap menghadapi gempa besar dan tsunami yang mungkin akan melanda di tahun-tahun mendatang, sehingga beresiko terjadi bencana kemanusiaan. Demikian dilansir Reuters dari laporan Seattle Times hari Ahad (23/10/2016) yang mengutip sebuah draf laporan pemerintah.

Untuk mengantisipasi rendahnya kemampuan tanggap darurat pemerintah, negara bagian itu akan mulai meminta warganya menyetok cadangan makanan dan kebutuhan lain untuk bertahan hidup selama dua pekan, tulis laporan itu.

Kawasan Pasific Northwest dulu dikira beresiko lebih rendah mengalami gempa besar dibanding daerah pesisir tetangganya, California.

Namun, para peneliti kemudian meyakini bahwa gempa berkekuatan 8 hingga 9 skala Richter pernah mengguncang daerah Oregon dan Washington setiap kurun 230 tahun atau sekitar itu. Menurut US Geological Survey gempa terakhir terjadi 315 tahun silam, sehingga di tahun-tahun mendatang gempa besar itu diperkirakan akan terjadi lagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Guna menghadapi kemungkinan itu, pada bulan Juni lalu Washington menggelar latihan empat hari yang disebut “Cascadia Rising” dan hasilnya dipaparkan dalam draf laporan yang dikutip Seattle Times itu.

“Pola pikir dan pendekatan tanggap bencana yang ada sekarang ini tidak cocok untuk menghadapi bencana berskala besar,” demikian menurut laporan itu yang dipublikasikan secara online.

Laporan tersebut merekomendasi agar gubernur negara bagian Washington diberi wewenang kedaruratan lebih luas, serta menyarankan agar dibuat perencanaan penampungan, pemberian makanan massal dan langkah-langkah lain dalam tanggap bencana.

Emergency Management Division ingin menggunakan anggaran sebesar $750.000 pertahun guna mendorong warga memiliki seperangkat kebutuhan darurat untuk bertahan hidup selama 2 pekan, lapor Seattle Times.

Seorang pejabat kepada koran itu mengatakan, bagi warga yang tinggal di kawasan Olympic Peninsula yang rawan terisolasi jika jalan dan jembatan putus, maka cadangan kebutuhan bertahan hidup itu harus dilipatgandakan.

“Apa yang ada di tangan Anda ketika bencana itu terjadi, dengan itulah Anda akan bertahan hidup,” kata Penny Linterman, koordinator tanggap darurat wilayah Clallam County.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Irena Center: Polri akan Proses Hukum Ahok sebelum Pilkada 2017
Tulisan selanjutnya Omah Peradaban: Al-Qur’an Telah Buktikan Jika Sejarah itu Penting

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?