Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Foto Satelit Tunjukkan Lebih 1000 Rumah Etnis Rohingya di Rakhine Dibakar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2016 21:13 9:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2016 21:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih 1000 rumah dibakar di desa-desa Rohingya di barat laut Myanmar dalam sebuah kepungan militer. Demikian gambar-gambar satelit yang dikeluarkan kelompok Human Rights Watch (HRW) Senin (21/11/2016).

Para tentara dikerahkan ke wilayah Rakhine di perbatasan Bangadlesh, daerah yang sebagian besar penduduknya adalah masyarakat minoritas Rohingya yang beragama Islam dan tidak memiliki kewarganegaraan, sejak serangkaian serangan maut dan terkoordinasi, diluncurkan di pos-pos perbatasan polisi bulan lalu.

Setidaknya 30000 orang kehilangan tempat tinggal akibat kekerasan itu, demikian kutip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Setengah dari mereka kehilangan tempat tinggal selama periode dua hari ketika puluhan orang mati setelah pihak militer mengerahkan helikopter-helikopter penggempur.

Gambar Satelit Jelaskan Lebih 400 Bangunan di Tiga Desa Etnis Rohingya Dibakar

Pasukan keamanan telah membunuh hampir 70 orang dan menangkap sekitar 400 orang sejak operasi militer itu dimulai enam minggu lalu, demikian menurut laporan media negara itu. Namun para aktivis mengatakan jumlah korban mungkin jauh lebih tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perkosa Wanita

Saksi dan aktivis melaporkan pihak militer juga dikabarkan membunuh orang Rohingya, memperkosa wanitanya serta merampok dan membakar rumah-rumah mereka. Pemerintah Myanmar juga menolak mengizinkan para pengamat internasional melakukan penyelidikan menyeluruh.

Seorang pria Rohingya bernama Salaman mengatakan ia membantu untuk mengebumikan mayat seorang pria dan wanita yang ditembak mati oleh para prajurit di desa Doetan Senin kemarin.

“Para tentara datang ke desa Doetan pada 19 November sekitar 5.00 petang,” katanya dikutip AFP Senin (21/11/2016).

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

“Kebanyakan pria dari desa itu melarikan diri karena takut ditangkap dan disiksa. Kemudian mereka (tentara) mulai melepaskan tembakan dan dua orang mati,” tambahnya.

Aktivis hak asasi manusia, Chris Lewa, yang menangani Proyek Arakan di utara Rakhine, mengkonfirmasi laporan para saksi itu dan mengatakan dua orang bayi juga dihanyutkan arus sungai sedang para penduduk desa mencoba melarikan diri dengan menyeberangi sungai.

muslim-rohingya-terlantar
Sebuah keluarga berdiri di samping pasar yang dibakar, di desa Maungdaw di negara bagian Rakhine 27 Oktober 2016 [REUTERS]

Namun juru bicara presiden Zaw Htay mencoba tidak membesar-besarkan isu gambar satelit itu.

“Apa yang kami lihat itu tidak lazim,” katanya kepada AFP. Dia juga membantah laporan-laporan kematian di desa Doetan itu.

“Kedua pemerintah dan militer melarang sekeras-kerasnya setiap pelanggaran hak asasi manusia, terutama terhadap wanita dan anak-anak,” katanya.

Ratusan orang Rohingya, yang sudah lama ditindas negara itu, sudah mencoba melarikan diri dari kekerasan itu ke negara tetangga, Bangladesh.

Pemerintah sipil baru Myanmar, yang dipimpin pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, sudah menolak tuduhan itu sebagai bagian dari kampanye untuk memberikan informasi salah oleh golongan “teroris”.

Human Rights Watch hari mengatakan pada hari Senin melalui citra satelit telah mengidentifikasi 820 struktur lebih rumah dihancurkan di lima desa Rohingya antara tanggal 10-18 November 2016.

 Aung San Suu Kyi Menang, Apakah Muslim Rohingya Akan Lebih Baik?

Secara total, kelompok hak asasi menyebut ada 1250 bangunan telah dihancurkan selama operasi pihak militer.

Namun pemerintah hanya mengakui kurang dari 300 rumah hancur dan menyalahkan serangan terhadap apa yang disebutnya “Bengali (Rohingya) pelaku pembakaran teroris”.

Lebih dari 100 orang tewas pada 2012 dalam bentrokan antara penduduk mayoritas Buddha dan Rohingya dan puluhan ribu dari mereka akhirnya didorong ke kamp-kamp pengungsian.

Bangkitnya kekerasan di Rakhine menimbulkan tantangan penting untuk pemerintah yang kini dikuasi Suu Kyi.

Kebanyakkan warga di Myanmar membenci Muslim Rohingya, yang mereka sebut sebagai imigran ilegal dari Bangladesh meskipun mayoritas mereka lahir dan hidup Myanmar dari generasi ke generasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Citra satelitdiskriminasi MuslimHRWHuman Rights Watchminoritas Muslimmuslim Rohingyamyanmarpemantau hak asasi manusiaRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Diperiksa Hampir 9 Jam, Ahok Bungkam, Banyak Menunduk dan Garuk-garuk Kepala
Tulisan selanjutnya IKAT Aceh Serukan Qunut Nazilah Untuk Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?