Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Teladan Salaf: Pegang Kuat Madzhab, Tapi Jangan Ta’ashub

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2011 09:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setiap muslim saat ini seharusnya meneladani para ulama salaf dalam etika bermadzhab. Demikian salah satu nasihat Prof. Dr. Ahmad al-Hajji al-Kurdi kepada peserta daurah “Islam Wasathiyyah” Program Kaderisasi Ulama (PKU) Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor di Kuwait (28/05).

“Peganglah kuat-kuat madzhab anda, tapi jangan menjadi ta’shub”, ujarnya.
Menurutnya, madzhab yang bisa diikuti adalah empat madzhab yang telah popular.

Prof al-Kurdi juga memaparkan, sesungguhnya, dahulu ada ratusan mujtahid. Hanya saja mujtahid selain empat madzhab yang diikuti umat Islam saat ini, sudah tidak bisa diikuti. Karena, fatwa-fatwanya terputus disebabkan oleh kitab-kitabnya tidak sampai kepada generasi selanjutnya dan sebagaian diinviltrasi para ahli bid’ah.

Al-Kurdi mencontohkan madzhab Ja’fariyyah dan Zaidiyyah. Dua madzhab ini telah dimasuki orang-orang yang ingin merusak madzhab. Imam Ja’far dahulunya adalah seorang Hanafiyyah, kemudian dia menjadi mujtahid. Ketika meninggal fatwa-fatwanya tidak diteruskan oleh para muridnya. Dan ahli bid’ah dari rafidlah kemudian merusak, mengatasnamakan imam Ja’far.

Saat ini orang tidak bermadzhab tidak bisa dibenarkan. Ibaratnya kita yang bukan dokter akan mengobati suatu penyakit dengan mencari obat-obatan tersendiri tanpa petunjuk dokter. Seorang yang belum mencapai tingkat mujtahid mutlak tidak bisa ‘meracik’ masalah-masalah fikih.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kecuali di zaman Rasulullah, umat Islam tidak bermadzhab. Karena langsung bertanya kepada Rasulullah SAW. Di zaman Rasulullah dan sahabat tidak ada perbedaan tajam, kalaw berbeda itu berbeda dalam ijithad sahabat, jelas Prof al-Kurdi.

Ikhtilaf (perbedaan pendapat) terjadi setelah masa Rasulullah SAW. Ikhtilaf ini sesuatu yang lumrah. Sebab Rasulullah SAW terkadang menjawab satu soal yang berbeda kepada para sahabat. Tapi bukan bertentangan.

Oleh sebab itu ikhtilaf dalam furu’iyyah sesungguhnya merupakan bagian dari keindahan Islam. Para ulama salaf tidak pernah mengajarkan untuk fanatis buta terhadap madzhabnya.

Taqlid pada satu madzhab, tegas Prof al-Kurdi perlu tapi dilarang untuk fanatik. Sebab, fanatisme madzhab fikih bukan etika ulama salaf, tapi karakter orang tidak berilmu. Fanatisme kepada madzhab fikih menimbulkan perpecahan yang tidak dikehendaki agama.

Adalah hal yang lumrah dalam tradisi ulama mujtahid untuk respek terhadap pendapat imam mujtahid yang lain. Dalam menyikapi ijtihad diperlukan beberapa cabang ilmu.

Orang-orang yang menolak untuk bermadzhab dengan dalil mengambil langsung dari al-Qur’an dan hadits jelas bukan tradisi salaf shalih, tutur Prof al-Kurdi. Menyikapi jama’ah yang menolak ini, Prof. al-Kurdi menghimbau untuk tidak mencaci, tapi mendakwahi.

Menurutnya, golongan tersebut sesungguhnya orang-orang baik, imannya kuat akan tetapi ada yang kurang dari ilmunya. Makanya mereka perlu diajak diskusi dengan santun agar ilmunya bertambah, pikirannya terbuka, seperti halnya yang dilakukan oleh para ulama, ujar Profesor asal Suriah tersebut.*/Laporan Kholili Hasib dari Kuwait.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Komunikasi Rahasia” antara Komunikasi Abbas dan Perez
Tulisan selanjutnya Lupakah Obama Hakikat Revolusi Arab?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?