Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libanon Geledah Perusahaan Jasa Pengiriman Uang Pentransfer Dana ke ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2017 07:46 7:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2017 07:44
Bagikan
Aparat Libanon geledah perusahaan jasa pengiriman uang yang mentransfer dana ke ISIS.
Bagikan

Hidayatullah.com—Aparat berwenang di Libanon melakukan penggeledahan ke tempat-tempat pertukaran mata uang dan perusahaan jasa pengiriman uang dengan dugaan mereka mengirimkan dana dalam jumlah besar ke ISIS, kata sumber kehakiman kepada AFP.

Sumber itu mengatakan penggeledahan dilakukan mulai hari Selasa (7/3/2017) dan berlanjut pada hari Rabu (8/3/2017) atas beberapa institutsi dengan “dugaan mereka mentransfer uang dalam jumlah besar ke daerah-daerah yang dikuasai oleh ISIS di Raqqa dan lainnya,” merujuk pada wilayah pendudukan ISIS di Suriah.

Sumber itu menambahkan bahwa sejumlah orang sudah ditangkap untuk keperluan penyelidikan, tetapi belum secara formal dikenai status tahanan.

“Informasi tentang berapa besar jumlah uang yang ditransfer sedang dikumpulkan,” imbuh sumber itu. Media di Libanon melaporkan bahwa dana sampai $20 juta sudah ditransfer ke kelompok bersenjata itu, yang menguasai sejumlah wilayah di Suriah, Iraq dan Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi, sumber kehakiman tersebut mengatakan bahwa angka itu “dilebih-lebihkan”, walaupun mengakui bahwa uang yang diduga ditranfer memang berjumlah besar.

Hari Rabu sore (8/3/2017), fotografer AFP melihat pasukan keamanan menyerbu tiga kantor di kawasan bisnis Jalan Hamra di bagian barat Beirut, serta menyita sejumlah dokumen dan peralatan komputer.

Setelah itu, tempat-tempat yang digeledah disegel dengan lilin merah dan diberi tanda peringatan dari kantor penuntut militer, yang menyebutkan bahwa bagi mereka yang berusaha membukanya akan dikenai hukuman atau dakwaan.

Tidak ada pernyataan resmi terkait penggeledahan itu, atau keterangan rinci tentang jumlah perusahaan yang telah menjadi target operasi tersebut.

Bank Sentral Libanon memberlakukan peraturan ketat atas lembaga-lembaga keuangan guna mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme, termasuk membatasi jumlah maksimal dana yang boleh ditransfer ke luar negeri tanpa dokumen pendukung tambahan.

Libanon terkena imbas dari perang sipil di negara tetangganya Suriah sejak Maret 2011.

Pihak keamanan di negara itu beberapa kali menangkap tersangka anggota ISIS, termasuk pada Februari kemarin, ketika dua pria ditangkap dengan tuduhan merencanakan serangan di pusat kota Beirut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umrah arab Saudi Urus Paspor Umrah dan Haji Khusus Harus Ada Rekomendasi Kankemenag
Tulisan selanjutnya Presiden Bolivia Teken UU Perluasan Ladang Tanaman Koka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?