Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanzania Usir Pejabat PBB dari Negaranya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2017 10:05 10:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2017 10:05
Bagikan
Kepala UNDP di Tanzania Awa Dabo (kiri) bersalaman dengan Presiden Tanzania Magufuli.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tanzania telah mengusir kepala United Nations Development Program (UNDP) di negaranya, kata Kementerian Luar Negeri Tanzania dalam sebuah pernyataan.

Tanzania menyalahkan Awa Dabo, seorang wanita warganegara Gambia, atas memburuknya kinerja kantor PBB yang dipimpinnya, didorong oleh apa yang disebut pemerintah setempat sebagai “menegangnya hubungan” dengan para stafnya.

Baik Awa Dabo maupun UNDP tidak memberikan komentar, lapor BBC Selasa (25/4/2017).

Namun, media setempat menghubungkan pengusiran pejabat PBB itu dengan kritikannya terhadap pemilu kontroversial yang digelar di Pulau Zanzibar oleh Tanzania tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pernyataannya, kementerian tidak berkomentar tentang kabar tersebut, tetapi mendesak UNDP agar mengingatkan para stafnya bahwa prioritas pertama kerja mereka adalah bekerja sama dengan pemerintah Tanzania untuk membantu negara itu mencapai target-terget pembangunannya.

Berbicara tanpa ingin identitasnya diketahui publik, seorang staf UNDP mengatakan bahwa Awa Dabo sudah dideportasi, dengan pengawalan petugas keamanan, pada hari yang sama pemerintah Tanzania mengeluarkan perintah pengusiran itu.

Di Zanzibar pada Maret 2016 digelar pemilu yang dianggap sebagian pihak internasional kontroversial, sehingga memicu pemerintah Amerika Serikat untuk menarik kembali janji bantuannya kepada Tanzania hampir setengah miliar dolar. Washington menyebut pemilu itu “tidak inklusif dan tidak mewakili.”

Kelompok oposisi di wilayah kepulauan semi-otonom itu memboikot pemilu presiden tersebut, yang dimenangkan mutlak oleh kandidat dari partai penguasa Tanzania Chama Cha Mapinduzi (CCM).

Anggota legislatif dari partai oposisi Paskal Haonga mengecam pengusiran Awa Dabo oleh pemerintah, dengan mengatakan bahwa hal itu mencoreng reputasi Tanzania di lingkungan diplomasi internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komjak Mengaku, Segera Bahas Laporan Pemuda Muhammadiyah di Rapat Pleno
Tulisan selanjutnya Trump Ingin Peran Pemerintah Pusat Dalam Kebijakan Sekolah di Amerika Dikurangi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?