Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Myanmar Halangi Palang Merah Masuk ke Kamp Pengungsi Rakhine

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Mei 2017 06:12 6:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Mei 2017 06:12
Bagikan
Polisi Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com–Komite Palang Merah Internasional (ICRC) meminta Myanmar mengizinkan staf badan itu masuk ke daerah etnis Rohingya yang terperangkap dalam konflik kekerasan.

Presiden ICRC Peter Maurer mengatakan, pemerintah Myanmar telah memblokir badan itu untuk mengakses ke beberapa daerah yang berada di bawah kendali pasukan tentara etnis minoritas Muslim itu selain mencegah mengunjungi narapidana.

“Jadi, kami ingin mendapatkan akses ke golongan bersangkutan untuk membuat penilaian selain memudahkan mengulurkan bantuan sesuai kebutuhan,” katanya kepada wartawan baru-baru ini.

Maurer telah membuat perjalanan ke barat laut negeri Rakhine ketika mengunjungi bagian kamp yang ada hampir lima tahun lalu. Kamp tersebut menempatkan sejumlah penduduk kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran antara etnis Muslim Rohingya dan etnis Buddha.

Baca: PBB Tepis Laporan Temuan Komisi Penyelidikan versi Myanmar Soal Rohingya

Maurer mengakui akses ke daerah konflik sulit dipertimbangkan atas dasar keamanan tetapi sangat dibutuhkan untuk bantuan dapat disampaikan kepada mereka yang bersangkutan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Faktanya, tidak ada peralatan efisien yang mampu meredakan ketegangan dibandingkan prosedur memberi akses kepada organisasi kemanusiaan seperti kami,” katanya dikutip Reuters.

Ia sampai sekarang tidak dapat mengunjungi utara negeri Rakhine ketika operasi keamanan diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan pemberontak pada Oktober lalu menyebabkan sekitar 74.000 penduduk terpaksa melarikan diri ke Bangladesh.

Baca: PBB Segera Lakukan Penyeledikian Kekerasan Aparat Myanmar terhadap Etnis Muslim Rohingya

Maurer diharapkan mengunjungi negeri Kachin kemarin, tetapi pemerintah telah menolak permohonan untuk mengunjungi benteng Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) di Laiza.

Sebagaimana diketahui, anggota polisi dan militer Myanmar diduga membunuh dan memperkosa etnis minoritas Rohingya yang ditolak kewarganegaraan di sini dan dilihat secara luas sebagai penjajah dari Bangladesh.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aparat Myanmarburmaetnis Muslim Rohingyaetnis Rohingyamiliter Myanmarmuslim RohingyaPBBPemerintah MyanmarPenyeledikian KekerasanPerserikatan Bangsa-BangsaVideo PenyiksaanYanghee Lee
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Maarof Fasilitasi Transportasi Penyandang Cacat shalat Jumat dan Jemputan Ramadhan
Tulisan selanjutnya Upaya Penangguhan Penahanan untuk Ahok Tetap Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?