Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dipaksa Vaksinasi Anaknya, >130 Keluarga Italia Berusaha Cari Suaka ke Austria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2017 10:26 10:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2017 10:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 130 keluarga di Provinsi Tyrol Selatan, Italia, diduga terpaksa akan mencari suaka ke Austria hanya beberapa hari setelah presiden menandatangani keputusan perihal kewajiban vaksinasi bagi anak yang akan mendaftar masuk sekolah.

“Para orangtua sudah menulis kepada [Presiden Italia] Mattrarella, Presiden Australia Van der Bellen, serta United Nations Human Rights Council di Jenewa,” kata aktivis anti vaksinasi Reinhold Holzer kepada kantor berita ANSA seperti dilansir RT Jumat (9/6/2017).

Hal itu muncul hanya dua hari setelah Mattrella menandatangani dekrit berisi keharusan mendapatkan 12 vaksinasi bagi anak-anak yang akan mendaftar sekolah, kata kementerian.

Anak-anak usia sekolah yang tidak divaksinasi masih diperbolehkan mendaftar, tetapi orangtua mereka harus membayar denda yang besarnya antara 500 sampai 7.500 euro (7,4 juta sampai 111,6 juta rupiah).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak akan meracuni anak-anak kami,” kata Holzer, seraya menambahkan bahwa suaka bukan hanya untuk orang-orang yang menyelamatkan diri dari peperangan, tetapi juga bagi mereka yang ditindas hak-asasinya.

Vaksinasi menurut Holzer adalah “pembantaian kimiawi dengan korban anak-anak.”

Holzer mengatakan warga Tyrol Selatan sangat sensitif dalam persoalan kesehatan dan lingkungan, sehingga jumlah anak yang tidak divaksinasi sangat tinggi di sana.

Bisa jadi pernyataan Holzer itu benar. Menurut laporan koran Italia Giornalettismo, warga Tyrol Selatan termasuk yang rendah tingkat vaksinasinya di negara itu, khususnya vaksinasi hepatitis B, tetanus dan campak.

Italia mengalami wabah campak tahun ini, yang mana menurut Kementerian Kesehatan awal bulan ini saja sudah ada 2.851 kasus yang dilaporkan. Sebanyak 89 persen orang yang terinfeksi tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya. Angka itu lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 220 kasus , dan 844 kasus sepanjang tahun 2016, menurut angka yang dikutip AFP.

  • Jerman akan denda orangtua yang menolak vaksinasi anaknya

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), peningkatan tajam itu disebabkan menurunnya jumlah anak usia 2 tahun yang divaksinasi. Pada tahun 2013 sebanyak 88 persen anak usia itu divaksinasi, lalu turun menjadi 85,3 persen di tahun 2015. Kedua angka itu dibawah angka 95 persen yang dianjurkan WHO.

Dari sudut pandang politik, wabah campak di Italia dituding merupakan kesalahan Gerakan Lima Bintang (M5S), yang mengkampanyekan anti vaksinasi dan berulang kali mengklaim ada hubungan antara vaksinasi dan autisme, leukimia, kanker serta penyakit alergi.

WHO mengatakan vaksinasi campak berhasil mencegah kematian sekitar 20,3 juta orang di seluruh dunia antara tahun 2000 dan 2015.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyelundup Kokain Berbentuk Tas Koper Ditangkap di Shanghai
Tulisan selanjutnya Pengucilan Qatar Dinilah Guncangan Bagi Dunia Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?