Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berperang Bersama ISIS 4 Wanita Jerman Ditangkap di Mosul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2017 07:03 7:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2017 07:03
Bagikan
Linda Wesel, 16, gadis Jerman anggota ISIS yang ditangkap di Mosul, Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Empat wanita telah ditangkap di kota Mosul, Iraq, diduga ikut berperang bersama dengan pasukan ISIS/ISIL alias Daesh, dan telah dikonfirmasi bahwa mereka adalah warganegara Jerman.

Salah satu dari keempat perempuan itu adalah Linda Wenzel, asal Jerman bagian timur. Remaja putri berusia 16 tahun itu dilaporkan menghilang satu tahun lalu, setelah dibujuk rayu dan dibina untuk bergabung bersama ISIS lewat internet.

Lorenz Haase dari kantor kejaksaan di Dresden mengkonfirmasi bahwa pihaknya sekarang ini belum berupaya untuk mengekstradisi gadis itu.

“Kami dari kantor Kejaksaan Dresden belum mengajukan permintaan penangkapan dan oleh karena itu tidak bisa mengajukan permintaan ekstradisi. Ada kemungkinan Linda akan diadili di Iraq, dia mungkin sebagai orang asing akan diusir atau, karena dia masih di bawah umur dan dilaporkan hilang di Jerman, dia bisa diserahkan ke pihak Jerman,” kata Haase seperti dikutip Euronews Ahad (23/7/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jika gadis itu dipulangkan ke Jerman, dia hanya bisa dijerat sebagai pelaku pidana anak-anak dan diganjar hukuman yang relatif tidak memberatkan. Namun, jika dia diadili di Iraq, semua perempuan yang ditangkap bersamanya, bisa dijatuhi hukuman mati.

Lembaga-lembaga intelijen memperkirakan lebih dari 500 orang telah meninggalkan Jerman tahun-tahun belakangan ini untuk bergabung dengan ISIS. Sekitar 50 dari mereka diperkirakan terkategori anak-anak dan setengah orang yang bergabung ISIS itu adalah perempuan.

Assosiciated Press dalam laporannya hari Sabtu (22/7/2017) menyebutkan bahwa Linda adalah gadis remaja yang melarikan diri dari rumah tidak lama setelah masuk Islam satu tahun lalu. Dia dikabarkan dalam kondisi sehat, meskipun sebelumnya sempat “sangat kaget” dengan apa yang dialaminya sehingga sulit berbicara.

Kepada Associated Press pejabat Iraq mengatakan bahwa remaja itu akan mulai diinterogasi pekan ini dan penerjemah bahasa Jerman akan mendampinginya sebab dia hanya bisa berbahasa Arab sedikit.

Aparat Iraq mengatakan gadis itu ditahan di sebuah penjara dekat bandara di Baghdad, bersama dengan sejumlah perempuan asing lain yang ditemukan di Mosul, termasuk mereka yang berasal dari Belgia, Prancis, Suriah dan Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas-ormas Kepemudaan Bentuk Aliansi Pemuda Islam untuk Pembebasan Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Anti-Semitisme di Jerman Meningkat, Kata Dewan Pusat Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?