Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis HAM Desak Israel Hentikan Pasok Senjata ke Militer Myanmar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2017 09:48 9:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2017 09:48
Bagikan
Presiden Israel Reuven Rivlin dan Jenderal Min Aung Hlaing, Panglima Angkatan Pertahanan Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok hak asasi manusia berencana mengadakan demonstrasi di luar parlemen Israel pekan depan untuk mendesak Tel Aviv segera menghentikan penjualan senjata ke rezim Myanmar.

Aktivis HAM meningkatkan upaya untuk mengekspos sejarah panjang dan terselubung hubungan Penjajah Israel yang telah memasok senjata dan pelatihan militer ke rezim Myanmar sementara mereka secara aktif melakukan pembantaian, pembersihan etnis dan genosida kepada etnis minoritas Muslim.

Isu perdagangan Israel dengan rezim militer Myanmar telah menjadi sorotan setelah adanya pemberitaan pihak Israel mengirim senjata ke Myanmar, yang bertentangan dengan embargo senjata AS dan Eropa.

Sebagaimana diketahui, rezim Zionis Israel dikenal memiliki hubungan dekat dengan negara-negara yang bertindak dengan kejam termasuk melakukan pembantaian dan pembersihan etnis.

Sejauh ini, hakim dan politisi Israel telah menolak tuntutan kelompok hak asasi manusia untuk menghentikan penjualan senjatanya ke rezim Aung San Suu Kyi, yang disebut PBB sebai ‘contoh buku sejarah penbantaian etnis’, melakukan penyiksaan dan pemerkosaan terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Israel Tetap Pasok Senjata ke Myanmar Meski Dapat Kecaman Internasional

Catatan menunjukkan rezim Penjajah Israel menjual senjata ke Myanmar, ketika PBB  menuduh rezim junta militer negara tersebut melakukan berbagai tindakah kekerasan dan pembersihan etnik.

Senjata yang dijual ke rezim Myanmar, termasuk lebih dari 100 tank, senjata api berat dan kapal yang digunakan oleh polisi perbatasan negara tersebut, kata kelompok hak asasi manusia.

Termasuk di antaranya Tar Ideal, yang dikatakan terlibat dalam pelatihan pasukan khusus Myanmar yang kini ditugaskan di Rakhine, negara bagian dengan mayoritas penduduknya adalah Muslim Rohingya.

Pada Maret, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman sudah merespons petisi tersebut dan mengatakan bahwa pengadilan tidak memiliki yurisdiksi atas isu senjata setelah sekelompok aktivis HAM Israel mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Israel untuk menuntut dihentikannya penjualan senjata ke Myanmar.

Sang menteri juga mengklaim bahwa penjualan persenjataan kepada Myanmar “jelas merupakan urusan diplomatik”.

Baca: Israel Dukung Senjata dan Pelatihan Militer pada Rezim Myanmar

AS dan Uni Eropa sudah lebih dahulu memberlakukan pembatasan ekspor persenjataan ke Myanmar.

Tak hanya Israel, AS, dan Uni Eropa, sejumlah peneliti juga menemukan bahwa pasokan persenjataan militer Myanmar pun datang dari Inggris dan Korea Utara.

Rezim Israel juga dituduh telah banyak terlibat dalam serangkaian kekejaman yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk memasok senjata ke militan di Sudan selatan, di mana sebuah perang saudara pecah yang menyebabkan 300.000 orang terbunuh sejak akhir 2013.

Kelompok HAM juga menyebut, Tel Aviv melakukan operasi senjata berbahaya selama perang di Balkan, Cile, Argentina, Sri Lanka, Haiti, El Salvador dan Nikaragua.

“Perusahaan menjual senjata, dan pejabat yang menyetujuinya diam-diam perlu dimintai pertanggungjawabannya,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmaekspor senjataetnis Muslim RohingyaisraelJenderal Min Aung Hlaing militer IsraelKekerasan RohingyamyanmarRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Islam harus Miliki Pola Pikir Surgawi
Tulisan selanjutnya Sidang ke-5 Alfian, Keterangan Saksi Diungkap Banyak Tak Sesuai BAP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?