Hidayatullah.com–Delegasi khusus dari Malaysia dengan bantuan kemanusiaan berangkat ke Rumah Sakit di Cox’s Bazar, Bangladesh hari Sabtu.
Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak menghadiri proses penyelesaian misi bantuan kemanusian di Royal Malaysian Air Force Base (RMAF) sebelum mereka berangkat jam 9 pagi waktu Malaysia.
Misi dihadiri oleh 57 orang termasuk perwakilan dari Kantor Perdana Menteri dan Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM), tulis Kantor Berita Malaysia Bernama.
Baca: Malaysia Bangun Rumah Sakit untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Delegasi dipimpin oleh Angkatan Bersenjata Malaysia, di bawah pimpinan Jenderal Tan Sri Raja Mohamed Affandi Raja Mohamed Noor dan Duta Besar Program Pembangunan PBB (UNDP) Tan Sri Michelle Yeoh.
Selain itu, misi tersebut bertujuan untuk memastikan Rumah Sakit Malaysia memiliki cukup banyak sumber untuk membantu pengungsi Rohingya.
Najib mengatakan bahwa Malaysia tetap berkomitmen untuk membantu pengungsi Rohingya.
“Upaya ini akan terus dilakukan untuk membantu pengungsi Rohingya.
“Inisiatif ini juga didukung oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) yang akan memberikan bantuan dalam penyediaan peralatan medis dan perlengkapan di rumah sakit,” katanya.
Hadir pula Menteri Pertahanan Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein.
Rumah Sakit Malaysia untuk pengungsi Rohingya ini dibangun rumah sakit senilai RM3,5 juta di kamp pengungsi yang menampung etnis Rohingya di sini, kata Dr Ahmad Zahid Hamidi.
Rumah sakit ini dibangun dalam waktu satu bulan setelah prosedur dan Kementerian Kesehatan akan membantu dalam hal keahlian dokter, perawat dan asisten medis yang akan berada di sini.
“Rumah sakit tersebut akan memiliki 35 petugas medis seperti dokter, pembantu rumah sakit dan perawat. Dalam sebulan (setelah pembangunan) rumah sakit lapangan akan beroperasi penuh,” katanya.*