Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kebanyakan Penipuan, Facebook Blokir Semua Iklan Uang Digital

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2018 19:33 7:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2018 19:33
Bagikan
Sejumlah nama mata uang digital yang beredar di dunia maya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Facebook mengatakan akan memblokir semua iklan yang memasarkan produk atau layanan cryptocurrency alias uang digital, karena selama ini kebanyakan merupakan kedok tipu muslihat.

Facebook mengatakan pihaknya terbuka dengan teknologi yang sedang berkembang pesat itu, tetapi kebanyakan perusahaan yang bergerak di bidang mata uang digital tersebut tidak memiliki “niat baik” dalam berbinis, dan justru menjerumuskan orang agar terbuai membeli “uang gaib” tersebut.

Belakangan ini, banyak uang digital baru bermunculan, mencoba mengikuti kesuksesan Bitcoin yang mengalami lonjakan nilai selangit.

Facebook mengimbau penggunanya agar segera melapor kalau-kalau ada iklan uang digital yang lolos dari filternya.

Facebook mengakui bahwa selama ini filternya tidak selalu berjalan seperti yang diharapkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami inin orang terus menemukan dan belajar tentang produk dan layanan baru melalui iklan di Facebook tanpa khawatir perihal penipuan atau tipu muslihat,” tulis Rob Leathern, direktur manajemen produk untuk Facebook Business, seperti dilansir BBC Selasa (30/1/2018).

“Perlu diketahui, ada banyak perusahaan yang mengiklankan binary options, ICO, dan cryptosurrency dan yang sekarang ini beroperasi tanpa niatan baik,” imbuhnya.

ICO (initial coin offering) mendorong publik untuk membeli mata uang digital baru sebelum diluncurkan, dengan harapan suatu hari nanti mata uang itu akan bernilai jauh lebih tinggi dari nilai awal dan semakin populer.

Sebagian perusahaan menggunakan ICO sebagai cara mengumpulkan uang dalam jumlah besar, tanpa dibebani kewajiban mengikuti aturan regulator resmi seperti dalam investasi konvensional.

Oleh karena itu, ICO banyak yang menghilang begitu saja setelah mereka berhasil “menipu” para pengguna internet agar “berinvestasi” di tempatnya.

Mengumpulkan uang dengan menggunakan ICO sudah dilarang di Korea Selatan dan China, dan regulator-regulator di negara lainnya diperingatkan agar tidak terlibat dalam mekanisme “investasi” di dunia maya itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larry Nassar, Dokter Atlet Amerika yang Mencabuli Sedikitnya 265 Perempuan
Tulisan selanjutnya Kepala Operasi Brigade PP Persis Meninggal Dunia setelah Dianiaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?