Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tariq Ramadan Ditahan di Paris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2018 19:14 7:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2018 19:14
Bagikan
Prof Dr Tariq Ramadan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepolisian Prancis menahan akademisi Muslim Tariq Ramadan, setelah dua wanita melayangkan tuduhan pemerkosaan. Pengajar di Universitas Oxford, Inggris, itu telah diberhentikan sementara dari tugasnya sebagai profesor studi keislaman kontemporer pada bulan November 2017.

Hari Rabu (31/1/2018) Ramadan dipanggil oleh Kepolisian Paris untuk ditanyai sebagai bagian dari pemeriksaan awal tuduhan penyerangan dan pemerkosaan yang ditujukan kepadanya, kata sumber kehakiman kepada kantor-kantor berita mengkonfirmasi laporan yang disampaikan radio RTL. Dia kemudian dimasukkan dalam tahanan.

Bulan Oktober tahun lalu Henda Ayari, seorang feminis sekuler keturunan Tunisia yang dulu mengenakan niqab ketika masih menikah dengan suami pertama, menuduh Ramadan memperkosanya.

Terinspirasi dengan gerakan #MeToo, pengakuan banyak wanita yang dicabuli tokoh besar perfilman Hollywood Harvey Weinstein, Ayari mengungkapkan bahwa nama Zubair yang ditulis di sebuah bukunya sesungguhnya adalah Tariq Ramadan.

Pekan lalu, seorang wanita lain melaporkan kasus serupa, dilengkapi dengan surat keterangan dokter guna mendukung tuduhang bahwa Tariq Ramadan pernah melakukan serangan terhadapnya di sebuah hotel di kota provinsi di Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ramadan membantah tuduhan Ayari dan menggugat balik dengan tudingan wanita itu telah melakukan fitnah.

Tariq Ramadan, yang merupakan cucu dari pendiri oganisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir Hassan Al-Banna, merupakan sosok yang kontroversial di Prancis. Sebagian mendukungnya karena dianggap memiliki pandangan-pandangan yang cemerlang. Ada orang yang menyebut dia memperkenalkan wajah Islam yang lebih moderat bahkan liberal, tetapi pada saat yang sama ada pula yang menyebutnya pembela konservatisme dan kekerasan dalam Islam. Tidak sedikit yang menudingnya berusaha menyusupkan Islam ke dalam politik.

Berbagai komentar disuarakan orang di media sosial mengenai kasus yang menimpa Tariq Ramadan ini. Sebagian berpendapat jika hal itu memang terjadi maka itu adalah kesalahannya sendiri, karena ajaran Islam telah memperingatkan agar tidak berdua-duan dengan wanita yang bukan mahramnya. Sedangkan sebagian lain mengklaim Tariq Ramadan adalah korban konspirasi yang dilakukan oleh kelompok yang tidak menyukai Muslim dan Islam, semisal Zionis yang memang dikenal memiliki taktik jebakan wanita dalam aksi intelijennya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Jerman Semakin Banyak yang Membeli Senjata
Tulisan selanjutnya Produk Susu Lactalis Tercemar Salmonella Sejak 12 Tahun Silam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?