Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masyarakat Muslim ’25 Juta’ di Rusia Kuat dan Terus Tumbuh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Maret 2018 21:24 9:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2018 21:24
Bagikan
Muslim Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com–Komunitas Muslim di Rusia yang kini mencapai 25 juta orang kuat dan terus tumbuh, Grand Mufti Rusia Syeikh Rawil Gaynetdin mengatakan pada Anadolu Agency.

Jumlah Muslim di Rusia meningkat terutama karena dua faktor: angka kelahiran yang tinggi diantara keluarga Muslim dan melalui kedatangan orang-orang dari Asia Tengah, kata  Syeikh Gaynetdin.

Dia mengatakan jumlah Muslim juga disebutkan dalam sensus populasi.

Syeikh Gaynetdin mengatakan kebanyakan umat Muslim di negara itu tinggal di wilayah Moskow dan wilayah metropolitan besar lain seperti St. Petersburg dan Yekaterinburg.

Terdapat juga konsentrasi pengikut Islam yang tinggi di wilayah-wilayah di mana negara Islam berlokasi sebelum terbentuknya negara Rusia tunggal; sekarang wilayah ini ialah Tatarstan, Bashkortostan, republik Kaukasus Utara, katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Muslim adalah penduduk asli Rusia; lebih dari 58 bangsa, negara dan kelompok etnis telah mempraktikkan Islam, katanya.

Dia juga mencatat bahwa Islam pernah dideklarasikan sebagai agama resmi di salah satu negara yang saat ini merupakan bagian dari Rusia – di Volga Bulgaria, pada tahun 922, yang 66 tahun lebih awal dari penerimaan Kristen Ortodox sebagai negara resmi di Kievan Rus.

“Islam datang ke Rusia pada abad ketujuh. Pengikut Nabi Muhammad kita datang ke Rusia 22 tahun setelah dia meninggalkan kehidupan dunia.

Baca: Sultan Abdul Hamid Hidupi 150 Ribu Muslim Rusia yang Mengungsi dari Kantong Sendiri

Mereka tiba ke suatu kota yang saat ini dikenal sebagai Derbent, itu berada di Dagestan Selatan. Dan adzan pertama di Rusia terdengar di tanah Dagestan,” kata mufti itu.

Mayoritas Muslim Rusia merupakan Sunni yang berasal dari Madzab Hanafi tetapi terdapat juga beberapa Sunni dan Syiah, ujar Gaynetdin mengatakan.

“Syiah Rusia sebagian besar orang Azeri dan Tajik dari Pamir dan mereka sangat kecil jumlahnya. Kebanyakan Syiah tinggal di Derbent, Dagestan selatan.

“Di Moskow, hanya satu komunitas yang terdaftar sebagai Syiah,” katanya.

3 pusat federal

Bagaimanapun juga, dia mengatakan Islam di Rusia tetap sangat toleran dan menghormati baik agama lain maupun sekte dalam Islam lainnya.

“Kami tidak membedakan Muslim menjadi Syiah dan Sunni, bagi kami mereka semua anggota Ummat Muslim,” Gaynetdin mengatakan.

Sang sheikh mengatakan ketika ada tamu-tamu dari Timur Tengah yang mengunjungi Rusia, mereka mengatakan hubungan dalam Ummat Muslim Rusia patut dicontoh.

Baca: Hidangan Khas Muslim Rusia di Hari Raya Idul Adha

Sistem administrasi Muslim Rusia terdiri dari tiga pusat federal: Di Moskow, terdapat Dewan Mufti Rusia; Otoritas Spiritual Muslim di Kota Ufa dan Otoritas Spiritual Muslim di Kaukasus, yang bertindak sebagai pusat koordinasi Muslim di Kaukasus Utara.

“Islam merupakan sebuah agama yang sangat demokratis, tidak mempunyai satupun hirarki seperti dalam Kekristenan.

“Tidak ada Paus ataupun Patiark Ekumenis bagi Islam. Dalam Islam, setiap negara memiliki pelembagaan spiritualnya sendiri.

“Inilah hirarkinya, sistem otoritas spiritual. Di Rusia, terdapat tiga pusat federal dan kami percaya bahwa ini merupakan pilihan terbaik untuk mengatur hubungan relijius Muslim di Rusia,” kata mufti itu.

Berbicara mengenai masalah Jerusalem, Gaynetdin mengungkapkan ketakutan bahwa jika Israel merebut kekuasaan atas kota suci itu, umat Muslim tidak akan bisa beribadah di sana.

“Jerusalem merupakan tempat suci bagi tiga agama monotheis kita.

“Dan itu harus tetap tempat suci Yahudi, Kristen dan Muslim. Israel tidak berhak merebut kekuasaan dan mengubah kota ini menjadi milik Israel; mereka tidak berhak melarang Muslim dan Kristen untuk beribadah di sana.

“Dan ini akan terjadi jika Israel merebut kekuasaan atas kota itu.” */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia TengahBashkortostanDagestanGrand MuftiIslam RusiaKaukasus UtaraKristen OrtodoxMoskowmuslim rusiarusiaSyeikh Rawil GaynetdinsyiahTajikTatarstan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PUI: MCA Abal-abal Membuat Intrik untuk Kepentingan Pribadi
Tulisan selanjutnya Qatar Airways Menderita Kerugian Besar karena Krisis Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?