Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Cabut Status Perlindungan Puluhan Ribu Migran Honduras

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2018 11:03 11:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2018 11:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump mengumumkan akhir perlindungan sementara yang diberikan kepada puluhan ribu imigran asal Honduras.

Sebanyak 57.000 orang bisa dipaksa meninggalkan Amerika Serikat sebelum 5 Januari 2020, ketika temporary protected status (TPS) mereka dicabut, lapor BBC Sabtu (5/5/2018).

Orang-orang Honduras itu diberikan status tersebut setelah Badai Mitch memporak-porandakan negara di Amerika Tengah itu pada tahun 1998.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan bahwa kondisi negara asal migran tersebut kini sudah membaik.

Menanggapi keputusan AS itu, pemerintah Honduras mengatakan sangat menyesalkan diakhirinya program TPS tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir Reuters, Dubes Honduras untuk AS Marlon Tabora mengatakan bahwa negaranya tidak sanggup menangani repatriasi puluhan ribu orang.

“Keluarga-keluarga itu sudah tinggal di AS selama 20 tahun dan mengintegrasikan kembali mereka ke negeri ini bukan hal yang mudah jika mereka memutuskan untuk kembali,” kata Tabora.

Sejumlah kritikus mengatakan pemerintah AS tidak mempedulikan kondisi dalam negeri negara asal migran itu saat ini.

Baru-baru ini, sekelompok besar migran tiba di perbatasan AS dengan. Di antara mereka juga terdapat orang Honduras. Perselisihan pemilu bulan November yang memenangkan Presiden Juan Orland Hernandez, telah menimbulkan bentrokan di masyarakat sehingga banyak orang yang pergi menyelamatkan diri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Calon PM dari Oposisi Malaysia Kena Jerat UU Berita Palsu
Tulisan selanjutnya Perempuan Saudi Dilibatkan dalam Pengaturan Lalu Lintas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?