Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Neo-Fasisme Marak di Kroasia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2018 05:49 5:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2018 05:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Council of Europe (CoE) atau Dewan Eropa memperingatkan perihal kebangkitan ekstrimis sayap kanan dan neo-fasisme di Kroasia dalam lapran terbarunya yang dipublikasikan hari Selasa (15/5/2018).

Kebangkitan itu diperkuat dengan pengelu-eluan ideologi-ideologi yang berkembang di era Perang Dunia II, khususnya rezim fasis Kroasia Ustasha, yang berperang bersama Nazi Jerman, menurut laporan Komisi Anti-Rasisme Dewan Eropa.

Dilansir DW, laporan tersebut mendapati bahwa sebagian politisi menggunakan ujaran kebencian untuk menyulut konflik antarkelompok dalam masyarakat, dan ini tidak hanya berlaku pada partai-partai ekstrimis, melainkan “keseluruhan spektrum politik,” terutama menjelang pemilu.

Ujaran kebencian itu kerap ditujukan kepada komunitas orang Roma dan pengungsi –terutama Muslim.

Menurut laporan itu, lebih dari 20 tahun setelah berakhirnya perang di kawasan Balkan, minoritas etnis Serbia di Kroasia terus menjadi target bermotif rasial dan rumah-rumah dan lembaga-lembaga milik orang Serbia sering dicoreti dengan simpol-simbol Nazi dan Ustasha.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan itu mencatat bahwa pada Desember 2013 ketua Partai Hak Rakyat Kroasia yang beraliran kanan jauh mengirim pesan yang isinya terang-terangan menunjukkan kebencian kepada direktur situs peringatan Perang Dunia II di bekas kamp konsentrasi di Jasenovac, di mana kebanyakan korban adalah orang Seria.

Pesan itu diakhiri dengan salute rezim Ustasha “Za dom –spremni”, ucapan penghormatan yang terlarang di Kroasia seperti halnya gaya penghormatan ala Nazi yang terlarang di Jerman. Bentuk penghormatan semacam itu masih sering terlihat di pertemuan kelompok ekstrimis sayap kanan dan neo-fasis dan bahkan di acara konser musik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OPCW: Klorin Dipakai Dalam Serangan di Saraqib Suriah
Tulisan selanjutnya Anies-Sandi Pastikan Pemprov DKI Segera Lepas Saham Perusahaan Bir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?