Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OPCW: Klorin Dipakai Dalam Serangan di Saraqib Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2018 05:47 5:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2018 05:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Senjata kimia klorin dijatuhkan di sebuah daerah di Suriah dalam serangan bulan Februari lalu, kata lembaga pengawas persenjataan kimia internasional, setelah uji laboratorium menunjukkan jejak bahan kimia beracun tersebut.

Dilansir Euronews Rabu (16/5/2018), dalam laporan teranyarnya perihal penggunaan senjata kimia dalam peperangan di Suriah, Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) tidak menyebutkan kubu mana yang berada di belakang serangan atas daerah Saraqib, yang berada di kawasan yang dikuasai oposisi Suriah di Idlib.

Namun, para saksi mengatakan kepada OPCW bahwa klorin itu dijatuhkan bersama dengan bom barel, tong-tong berisi bahan peledak, dari helikopter.

Seperti yang sudah dikabarkan banyak media, hanya pasukan rezim Suriah yang diketahui selama ini menggunakan helikopter dan juga diketahui sebagai pelopor penggunaan tong sebagai casing bahan peledak dalam perang di Suriah.

Laporan yang disusun tim pencari fakta bentukan OPCW di Suriah menetapkan bahwa klorin dilepaskan dari silinder-silinder (tabung) dengan mechanical impact di daerah Al-Talil di Saraqib.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 11 orang dirawat setelah serangan tanggal 4 Februari itu, dengan tanda-tanda bahwa mereka terpapar zat kimia. Korban mengalami kesulitan bernapas, muntah-muntah serta pingsan, tulis laporan itu.

Sebelumnya hasil penyelidikan bersama OPCW dan PBB di Suriah menyimpulkan bahwa pemerintah Suriah menggunakan gas saraf sarin dan klorin dalam peperangan, sehingga menrenggut nyawa dan melukai ratusan warga.

Pemerintah Suriah pimpinan Presiden Bashar Al-Assad membantah pihaknya menggunakan senjata kimi dan justru menyalahkan kelompok-kelompok oposisi melakukan serangan yang diatur sehingga pihaknya disangka sebagai pelaku.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bebas, Anwar Ibrahim Dukung Penuh PM Mahathir
Tulisan selanjutnya Neo-Fasisme Marak di Kroasia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?