Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

YPG Memastikan Mundur dari Manbij, setelah Kesepakatan Turki-AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juni 2018 12:00 12:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2018 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) Suriah mengatakan penasihat militernya akan meninggalkan kota Manbij sehari setelah Turki dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan terkait penarikan kelompok bersenjata itu.

Dalam pernyataan pada Selasa, YPG mengatakan petempurnya mundur dari Manbij pada November 2016, namun penasihat militernya masih berada di sana untuk bekerja pada Dewan Militer Manbij.

Turki geram terhadap dukungan AS pada petempur Kurdi dan mengancam akan memperluas operasi militernya dari wilayah Afrin hingga Manbij, beresiko terjadi konfrontasi dengan tentara Amerika yang berada di sana.

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, yang membahas Manbij dengan Menlu AS Mike Pompeo pada Senin, mengatakan persenjataan personel YPG yang ditarik dari Manbij akan dilucuti.

Baca:  AS Siagakan Pasukan, Hadapi Serangan Turki ke Manbij

Dalam pembicaraan Cavusoglu dengan Pompeo di Washinton, DC, para sekutu NATO menyetujui “rencana” untuk Manbij, tanpa menyebutkan secara eksplisit langkah apa yang akan mereka ambil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara di Antalya, sebuah provinsi selatan Turki, pada Selasa, Cavusoglu mengatakan pekerjaan bersama terkait rencana itu akan dimulai dalam 10 hari dan akan selesai dalam waktu enam bulan.

“Pada fase pertama, teroris YPG akan mundur dari Manbij. Mereka akan dilucuti ketika mereka mundur. Mereka akan dipindahkan ke timur Euphrates. Meskipun begitu, itu tidak berarti kami akan menerima menetap di sana,” kata Cavusoglu dikutip Aljazeera.

Turki dan AS akan bersama-sama menyediakan keamanan di Manbij, tambahnya.

Baca: AS Dirikan Pangkalan di Manbij, Memungkinkan Bentrok dengan Militer Turki

Hubungan yang Tegang

Manbij adalah wilayah yang berpotensi menjadi titik panas dalam perang Suriah yang telah membunuh ratusan ribu orang dan menelantarkan jutaan lainnya.

Pemerintah rezim Suriah, petempur Kurdi, kelompok oposisi Suriah, Turki dan AS semuanya memiliki kehadiran militer di bagian utara negara itu.

Penarikan YPG, yang telah lama diinginkan Turki, terjadi pada saat hubungan bilateral antara Turki dan AS menegang terkait kebijakan Suriah yang lebih luas, serta keputusan Washington pada Desember memindahkan kedubesnya di Israel ke Yerusalem (Baitul Maqdis).

Turki juga menyebabkan Washington gelisah dengan keputusannya untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 darat-ke-udara dari Rusia dan telah dikritik oleh pemerintah AS karena menahan seorang pastor Kristen AS, Andrew Brunson, atas tuduhan terorisme.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBaitul MaqdisKota ManbijrudalrusiaS-400sistem pertahanansuriahTurkiUnit Perlindungan Rakyat KurdiYerusalemYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fitnah Zaman Ruwaibidhah
Tulisan selanjutnya Zionis Israel Tangkap 12 Jamaah Masjid al-Aqsha saat Mengaji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Kajian
30 Juni 2026 22:36
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Terbaru

  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
  • Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?