Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Swedia Tembak Mati Pemuda Down Syndrome Pembawa Tembakan Mainan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2018 12:21 12:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2018 12:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pemuda ditembak mati oleh polisi Swedia saat membawa senapan mainan di Stockholm. Korban adalah penderita down syndrome dan austis, lapor media setempat.

Petugas melepaskan tembakan ke arah Eric Torell, 20, dengan alasan yang menurut mereka “situasi mengancam” pada hari Kamis dini hari (2/8/2018), lansir BBC.

Pemuda autis itu dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah beberapa jam sebelumnya, kata keluarganya.

Katarina Soderberg, Ibunya Eric, mengatakan bahwa senjata mainan itu merupakan hadiah dan menggambarkan putranya sebagai “laki-laki yang paling baik sedunia.”

Kepada media Swedia Expressen wanita itu mengatakan bahwa Eric merupakan anak berkebutuhan khusus, yang mengalami kesulitan besar dalam berbicara dan satu-satunya kata yang benar-benar dapat diucapkannya hanyalah “mum” (ibu).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan senapan plastik yang dibawa putranya, ketika insiden penembakan oleh polisi terjadi, bentuknya mirip dengan submachine gun. SMG yaitu pistol mitraliur yang merupakan jenis senjata api berkemampuan seperti senapan mesin otomatis dengan amunisi pistol.

“Sulit dipahami. Dia bahkan tidak akan melukai seekor lalat,” ujar Soderberg.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 4 pagi waktu setempat di distrik Vasastan di ibukota Swedia, Stockholm. Polisi datang ke lokasi setelah mendapatkan laporan ada seorang pria membawa senjata api.

Tiga petugas kepolisian dikabarkan tiba di TKP dan mendekati Eric sebelum memerintahkan pemuda difabel itu menyerahkan apa yang mereka yakini sebagai senjata api mematikan. Eric lantas ditembak setelah tidak memenuhi perintah polisi dan bertindak “mengancam”, kata polisi.

Eric kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi menginggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Katarina Soderberg mengatakan putranya itu sebelumnya sudah sering pergi meninggalkan rumah, tetapi selalu berhasil ditemukan atau kembali pulang ke rumah.

Expressen melaporkan, investigasi tentang kemungkinan adanya kesalahan prosedur oleh polisi dalam menanggapi situasi itu sedang dilakukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yusuf Supendi Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Buku Notes Sopir Ungkap Praktik Suap-Menyuap Pejabat Tinggi Argentina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?