Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kendaraan Dubes Amerika untuk Bangladesh Diserang Milisi Bersenjata

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2018 10:09 10:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2018 10:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kendaraan yang membawa Duta Besar Amerika Untuk Bangladesh Marcia Bernicat menjadi sasaran serangan Sabtu malam (04/08/2018) di Ibu Kota Dhaka, ketika ia pulang dari sebuah acara makan malam yang sekaligus perpisahan bagi seorang kepala badan nirlaba di negara itu.

Pernyataan yang dirilis Kedutaan Besar Amerika di Dhaka mengatakan kendaraan yang membawa duta besar “diserang sekelompok laki-laki bersenjata, sebagian mengendarai motor, di daerah Mohammadpur,” dan menambahkan bahwa Bernicat dan tim keamanannya “meninggalkan daerah itu dalam keadaan selamat.”

“Duta besar, supir, dan staf keamanan tidak menderita luka-luka; namun dua kendaraan pengamanan rusak,” tambah pernyataan itu dikutip Voice of America.

Kedutaan Besar Amerika di Dhaka menyampaikan penghargaan kepada polisi karena “tanggapan cepat dan profesional terhadap insiden itu.”

Baca: Harga Mahal, Warga Bangladesh Jarang yang Merokok

Bernicat baru saja menghadiri acara makan malam bagi Badiul Alam Majumder, wakil presiden kelompok HAM “The Hunger Project” yang juga direktur badan itu untuk Bangladesh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan menteri luar negeri Bangladesh Kamal Hossain juga diyakini menghadiri acara itu.

Serangan terhadap Duta Besar Amerika Serikat tersebut bersamaan dengan unjuk rasa ribuan mahasiswa. Menurut BBC, sedikitnya 50 orang cedera setelah mereka bentrok dengan kepolisian. Sementara kantor berita AFP menyebut angka 100 orang luka-luka.

Obaidul Quader, Sekretaris Jenderal Liga Awami, mengatakan kepada wartawan bahwa aktivis partai bertindak membela diri ketika para siswa menyerang lebih dulu.

“Apakah kita akan mencium mereka jika mereka maju ke kantor Liga Awami?” katanya.

Baca: Begini Semrawutnya Lalu Lintas di Bangladesh

Pejabat pemerintah telah menyerukan diakhirinya aksi protes. Perdana Menteri Sheikh Hasina mendesak para demonstran untuk tinggal di rumah.

“Apa pun yang mereka lakukan sudah cukup,” katanya, seraya menambahkan bahwa polisi telah memulai kampanye seminggu untuk membuat jalan raya lebih disiplin.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan memperingatkan bahwa kesabaran aparat penegak hukum dengan para pengunjuk rasa semakin tipis.

“Bahkan kami memiliki batas. Kami akan mengambil tindakan jika batas itu terlampaui,” katanya.

Sejak Sabtu, Bangladesh dilanda kerusuhan menjurus kekerasan. Polisi terpaksa membubarkan pengunjuk rasa yang menguasai simpul jalan di Kota Dhaka dengan tembakan gasa air mata.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBangladeshbomDubesDuta BesarMarcia Bernicat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penduduk Marah Guru Non Muslim di Kenya Injak Al-Quran
Tulisan selanjutnya Bersikap Inshaf, Ciri Ahlus Sunnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?