Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi: Insinyur Bendungan Ethiopia Simegnew Bekele Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2018 14:22 2:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2018 14:22
Bagikan
Simegnew Bekele.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah laporan awal menunjukkan bahwa insinyur Ethiopia yang memimpin pembangunan bendungan raksasa di aliran Sungai Nil Biru, Simegnew Bekele, merenggut nyawanya sendiri.

“Kematiannya merupakan bunuh diri,” kata polisi dalam konferensi pers seperti dikutip BBC dari laporan Fana Broadcasting Corporate Jumat (7/9/2018).

Jasad Simegnew Bekele ditemukan dalam sebuah mobil yang terparkir di Meskel Square, pusat keramaian di ibukota Addis Ababa pada 26 Juli. Sebuah pistol ditemukan di dalam kendaraan tersebut.

Kabar kematiannya menimbulkan ketakutan di kalangan rakyat Ethiopia kalau-kalau dia dibunuh oleh pihak yang tidak menyetujui pembangunan dam.

Meskipun demikian, polisi mengatakan investigasi lebih lanjut perihal kematian insinyur senior Ethiopia itu masih berlanjut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Insinyur Dam Ethiopia yang Dibunuh

Simegnew Bekele ditunjuk sebagai manajer Grand Renaissance Dam (GERD) sejak proyek itu diluncurkan pada 2011.

Bendungan tersebut, yang dibangun di kawasan Benishangul-Gumuz yang berbatasan dengan Sudan, dirancang untuk dapat menyediakan listrik hingga 6.000 megawatt, menurut pemerintah Ethiopia. Itu setara dengan listrik yang dihasilkan oleh sedikitnya 3 pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

GERD merupakan bagian dari investasi sebesar $12 miliar yang diharapkan pemerintah Ethiopia dapat menggelembungkan pasokan energi listrik bagi rakyat.

PLTA tersebut akan menggunakan air dari Sungai Nil Biru, satu dari dua sungai besar yang menjadi penyedia utama air Sungai Nil yang bermuara di bagian utara Mesir di Laut Tengah (Mediterania).

Mesir menentang pembangunan bendungan itu dengan alasan melanggar perjanjian yang pernah dibuat pada era kolonial, yang memberikan hak Mesir 90% dalam penguasaan air Sungai Nil. Mesir memiliki bendungan raksasa Aswan, yang berfungsi sebagai pengendali aliran sungai sekaligus PLTA. Bendungan Aswan sepenuhnya mengandalkan debit air dan arus deras Sungai Nil untuk menghasilkan listrik bagi rakyat Mesir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Starbucks Masuk Italia, Yakin Laku?
Tulisan selanjutnya Masyarakat Diimbau Tidak Pilih Caleg Pernah Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?