Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lobster di Restoran di AS Ini Dibuat Pingsan dengan Ganja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 September 2018 06:54 6:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2018 06:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah restoran di Amerika Serikat menggunakan mariyuana atau ganja sebagai bahan sedatif sebelum membunuh lobster-lobster yang akan diolahnya menjadi masakan.

Restoran Charlotte’s Legendary Lobster Pound mengatakan bahwa proses itu lebih manusiawi sebab lobster menjadi tidak terlalu merasakan sakit sebelum dibunuh.

Cara memasak lobster dengan langsung menceburkannya ke dalam air mendidih , dipandang sebagian kalangan terlalu kejam.

Para pelanggan restoran yang terletak di Maine itu dapat memilih apakah mereka ingin lobsternya dibuat lemas terlebih dahulu dengan mariyuana atau tidak.

Pemilik restoran tersebut, Charlotte Gill, mengatakan bahwa mengkonsumsi lobster yang diberi ganja sebaga obat penenang tidak akan menjadikan pelanggannya teler akibat narkotika itu. Menurutnya, penggunaan kanabis pada lobster justru menjadikan kualitas dagingnya lebih baik, sebab hewan tersebut lebih rileks ketika mati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika kita harus merenggut satu nyawa kita memiliki tanggung jawab untuk melakukannya secara semanusiawi mungkin,” kata Gill kepada koran lokal Mount Desert Islander seperti dikutip BBC Kamis (20/9/2018). “Perbedaan yang diakibatkannya pada daging (lobster) itu sendiri di luar dugaan.”

Hukum perihal ganja berbeda-beda di masing-masing negara bagian Amerika Serikat. Sembilan dari lima puluh negara bagian di AS dan Washington DC sudah melegalkannya. Ganja merupakan narkotika legal di wilayah Maine, dan Charlotte Gill memiliki izin untuk menanam dan memasok herba narkotika itu untuk kepentingan medis.

Ada bukti-bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hewan krustasea (udang-udangan) itu juga dapat merasakan sakit. Demikian pula hewan-hewan invertebrata seperti crayfish dan kepiting.

Pada bulan Januari, negara Swiss memutuskan bahwa lobster harus dibuat pingsan terlebih dahulu sebelum dimasak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sniper Zionis Membunuh Anak Palestina di Gaza
Tulisan selanjutnya Ujicoba Roket Militer Jerman Sebabkan Kebakaran Berkepanjangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?