Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Shabab Klaim Bunuh 5 Mata-Mata, 1 Dari Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2018 09:32 9:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Oktober 2018 09:32
Bagikan
Kelompok Al-Shabab Somalia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok Al-Shabab mengatakan pihaknya telah membunuh lima orang pria yang dituduhnya melakukan aksi mata-mata, salah satunya dari Inggris.

Dilansir BBC Rabu (10/10/2018), menurut sebuah website tentang jihad pria tersebut mengakui memberikan informasi ke dinas intelijen Inggris perihal para suporter Al-Shabab yang bermukim di Inggris.

Kelima pria tersebut, berusia antara 22 dan 36 tahun, dieksekusi di depan publik dengan cara ditembak pada hari Selasa di sebuah daerah yang dikuasai kelompok militan itu.

Seorang lainnya disebut-sebut bekerja untuk pemerintah Somalia.

Orang itu diduga telah menempelkan sebuah alat pelacak di salah satu mobil dari konvoi kendaraan Al-Shabab. Alat pelacak itu yang kemudian membantu pesawat-pesawat tanpa awak Amerika Serikat dalam serangan udaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Shabab mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa tiga dari pria yang dieksekusi tersebut adalah mata-mata yang bekerja untuk Amerika Serikat yang membantu mengarahkan drone Paman Sam dalam serangan udara di Somalia.

Pemerintah Inggris, Amerika Serikat dan Somalia belum berkomentar perihal kabar tersebut, lapor BBC..

Identitas tersangka mata-mata Inggris itu belum dikonfirmasi, meskipun sebelumnya disebutkan dia warga negara Inggris.

Ini bukan pertama kalinya Al-Shabab membunuh orang-orang yang ditudingnya sebagai mata-mata.

Pada Desember 2017, Al-Shabab membunuh lima laki-laki –salah satunya remaja belasan tahun– yang dituduhnya melakukan spionase untuk pemerintah Amerika Serikat dan Kenya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Sigi Cari Bantuan Lewat Facebook, Relawan Datang
Tulisan selanjutnya Lindungi Komunitas Arab Berkulit Hitam, Tunisia Pidanakan Ujaran Rasis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?