Hidayatullah.com–Menteri Olahraga dan Kebudayaan ‘Israel’, Miri Regev melakukan kunjungan resmi ke Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, yang diklaim sebagai kunjungan resmi kenegaraan pertama seorang menteri ‘Israel’.
“Ini adalah pertama kalinya seorang menteri ‘Israel’ melakukan kunjungan [resmi],” kata Regev. “Seluruh pesan di sini adalah persatuan dan perdamaian.”
Dia mengenakan pakaian abaya dalam kunjungan itu dan, di tempat lain yang pertama, menandatangani buku tamu masjid dalam bahasa Ibrani. Baru Regev, pejabat tertinggi ‘Israel’ yang melakukannya, tulis The Times of ‘Israel’.
Selain itu, ia melepas sepatunya saat memasuki masjid yang dibangun dengan biaya lebih dari setengah miliar dolar ini.
“Masjid ini memiliki perasaan persahabatan dan kedamaian,” tulis Regev dalam buku tamu masjid. “Saya berharap [masyarakat] Abu Dhabi gembira dan damai untuk semua,” ujarnya dikutip laman ‘Israel’nationalnews.
Baca: Bendera ‘Israel’ Berkibar dalam Pertandingan Judo Abu Dhabi
Ditemani pejabat dari Uni Emirat Arab (UEA), kunjungan Regev ini menggarisbawahi kedekatan Abu Dhabi dengan penjajah ‘Israel’.
Kunjungan ke masjid adalah bagian dari perkembangan baru hubungan ‘Israel’ dengan Dubai, dimana untuk pertama kalinya atletnya Negara penjajah — Sagi Muki mengalahkan Matthias Casse dari Belgia– ini dibolehkan mengibarkan bendera dan menyanyikan ‘lagu nasional’ dalam turnamen Abu Dhabi Judo Grand Slam, setelah pihak penyelenggara mendapat tekanan dari Federasi Judo Internasional.
Miri Regev adalah salah menteri ‘Israel’ yang pernah membuat marah dunia internasional ketika menggunakan gaun bergambar Masjid al-Aqsa dan Kota Yerusalem (Baitul Maqdis) dalam Cannes Festival Film yang diselengarakan di Kota Cannes, Selatan Prancis tahun 2017.
Portal Israel, Yedioth Ahronoth menyebutkan, Regev sengaja memakai gaun karya desainer Yahudi – Aviad Hermanter – guna memperingati 50 tahun pendudukan Baitul Maqdis serta menegaskan klaim kota suci itu sebagai ‘kota abadi’ bagi penjajah.
Perjalanan Regev ke UAE, dimulai hari Kamis, bertepatan dengan kunjungan rahasia Perdana Menteri ‘Israel’ Binyamin Netanyahu ke negara tetangga Oman, juga kunjungan untuk pertama pemimpin Negara penjajah ‘Israel’ sejak 1996.
Sehari pertemuan ini, militer penjajah ‘Israel’ langsung melakukan bombardir ke Jalur Gaza.
Netanyahu telah beberapa kali mengisyaratkan hubungan yang hangat dengan negara-negara Teluk. Pada hari yang sama, delegasi senam ‘Israel’ berada di Qatar untuk memulai kejuaraan dunia yang diadakan di Doha.*/Nashirul Haq AR