Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Satu Lagi Anggota Uni Eropa Menolak Pakta Migrasi PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2018 18:45 6:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2018 18:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bulgaria tidak akan menandatangani sebuah pakta Perserikatan Bangsa-Bangsa perihal pengelolaan migrasi yang aman dan tertib, kata seorang pejabat partai penguasa hari Senin (12/11/2018). Ini berarti Bulgaria mengikuti jejak sejumlah anggota Uni Eropa lain yang juga menolak pakta tersebut.

“Posisi pemerintah Bulgaria tidak akan bergabung dengan pakta global PBB tentang migrasi,” kata Tsvetan Tsvetanov, wakil ketua partai GERB seperti dilansir DW.

Partai teman koalisinya, Patriot Bersatu, juga menentang pakta tak mengikat itu dengan alasan membahayakan kepentingan nasional.

Parlemen Bulgaria dijadwalkan akan memperdebatkan pakta tersebut hari Rabu (14/11/2018).

Bulgaria memgambil langkah keras membendung arus migran dan pengungsi yang membanjiri Eropa beberapa tahun terakhir. Antara lain dengan membuat pagar berduri di sepanjang perbatasannya dengan Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Global Compact for Safe, Orderly and Regular Migration dirampungkan pada bulan Juli oleh semua 193 negara anggota PBB. Pakta itu dijadwalkan akan disetujui secara resmi dalam pertemuan di Marakesh, Maroko, pertengahan bulan Desember.

Pakta itu mengatur soal perlindungan migran, integrasi mereka di negara baru, dan kepulangannya ke negara asal. Pakta tersebut menegaskan bahwa para migran harus dilindungi hak-hak asasi manusianya dan pada saat yang sama kedaulatan negara-negara terkait juga dihormati.

Meskipun pakta tersebut tidak mengikat, yang artinya negara anggota PBB boleh tidak meratifikasinya, sejumlah negara bersuara keras menentangnya, termasuk Amerika Serikat.

Pemerintah sayap kanan di Hungaria dan Austria sudah menyuarakan sikapnya tidak akan menandatangani pakta itu bulan Desember mendatang. Mereka beralasan kesepakatan tersebut dapat mengaburkan garis pembeda antara imigrasi legal dan ilegal. Polandia dan Republik Ceko juga mengisyaratkan tidak akan menekennya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kronologi Serangan Penjajah ‘Israel’ ke Gaza sejak Senin
Tulisan selanjutnya PM Australia Kaget Victoria Diam-Diam Teken Kesepakatan dengan China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?