Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Puji Albania karena Mengusir Dubes Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2018 19:34 7:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2018 19:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Albania mengusir duta besar dan seorang diplomat Iran, hari Rabu (19/1/2018), dengan alasan keamanan nasional. Tindakan pemerintah Tirana itu dipuji Amerika Serikat.

Dilansir DW, Kementerian Luar Negeri Albania mengatakan bahwa Tirana telah berkonsultasi dengan sekutu-sekutu internasionalnya perihal masalah itu, seraya menambahkan bahwa kedua diplomat Iran tersebut diusir karena “melanggar status diplomatik mereka.”

Penasihat presiden AS bidang keamanan John Bolton mengatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan pemerintah Albania itu.

“Perdana Menteri Albania Edi Rama baru saja mengusir duta besar Iran, mengisyaratkan kepada para pemimpin Iran bahwa dukungan mereka terhadap terorisme tidak akan ditoleransi,” kata Bolton lewat akunnya di Twitter. “Kami berdiri bersama dengan PM Rama dan rakyat Albania sebagaimana mereka berdiri menghadapi perilaku Iran yang sewenang-wenang di Eropa dan di seluruh penjuru dunia.”

Albania bersitegang dengan pemerintah Iran sejak menampung sekitar 3.000 anggota Mujahedin-e-Khalq (MEK), yang merupakan kelompok oposisi Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

MEK –yang berbasis di Paris– berupaya mengakhiri kekuasaan pemerintah theokratik Iran, yang mencapnya sebagai kelompok teroris. Tuduhan terbaru yang dilayangkan Teheran terhadap MEK adalah bahwa kelompok itu menjadi otak aksi unjuk rasa awal bulan ini.

MEK –yang sebelumnya pernah dicap sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat– juga dituduh melakukan operasi telik sandi untuk kepentingan Israel dan Amerika Serikat.

Iran terkait dengan sejumlah pembunuhan atas anggota dan tokoh MEK dan orang Kurdi-Iran di berbagai negara Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Illinois Selidiki Sedikitnya 500 Pendeta Pedofil
Tulisan selanjutnya Menjelajah Kampung Seratus Rambu [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?