Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saksi: Bos Narkoba El Chapo Suap Presiden Meksiko Pena Nieto

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2019 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2019 08:30
Bagikan
Joaquin “El Chapo” Guzman, bos kartel Sinaloa, pemasok narkoba terbesar ke Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang saksi dalam persidangan terdakwa Joaquin “El Chapo” Guzman mengatakan dirinya mengatakan kepada aparat Amerika Serikat bahwa gembong narkoba itu pernah memberikan uang suap $100 juta kepada Enrique Pena Nieto, yang kala itu menjabat presiden Meksiko.

Alex Cifuentes, yang mengaku sebagai rekan dekat kepala kartel narkoba Sinaloa itu selama bertahun-tahun, mengutarakan perihal suap itu ketika ditanya oleh pengacara Guzman di pengadilan federal Brooklyn hari Selasa (15/1/2019). Ditanya apakah dia mengatakan kepada pihak berwenang pada tahun 2016 bahwa Guzman memberikan uang suap tersebut, dia menjawab: “Benar.”

Pena Nieto merupakan presiden Meksiko dari Desember 2012 sampai November 2018. Sebelum itu dia menjabat gubernur negara bagian Meksiko.

Mantan presiden Nieto tidak memberika tanggapan perihal tuduhan itu. Bekas jubirnya dan mantan-mantan pejabat eranya juga tidak bersedia menanggapi ketika dimintai komentar, lapor The Guardian.

Guzman, 61, sedang diproses di pengadilan federal Brooklyn, Amerika Serikat, sejak November 2018. Dia diekstradisi ke AS pada tahun 2017 guna menghadapi dakwaan-dakwaan berkaitan dengan penyelundupan kokain, heroin dan narkoba jenis lainnya ke dalam negeri Paman Sam sebagai pemimpin kartel narkoba Sinaloa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam persidangan awal November lalu, pengacara Jeffrey Lichtman atas nama kliennya (El Chapo) menuding Pena Nieto dan presiden sebelumnya menerima suap, sebagai bayaran perlindungan untuk Ismael “El Mayo” Zambada, seorang bos penyelundupan narkoba kelas kakap lain yang samapi saat ini masih buron.

Kala itu seorang jubir Pena Nieto membantah tuduhan, sementara mantan presiden Felipe Calderon lewat Twitter mengatakan tuduhan tersebut “sama sekali tidak benar dan ceroboh.”

Hakim Brian Cogan ketika itu juga memperingatkan Lichtman agar tidak keluar dari pokok persidangan dan hendaknya memberikan bukti atas tuduhan yang diutarakannya tersebut.

Di akhir persidangan pekan pertama, pengacara Guzman mengatakan kepada hakim bahwa seorang saksi akan membeberkan soal pembayaran suap kepada presiden Meksiko “petahana”.

Namun, Lichtman dicegah melakukan hal tersebut oleh seorang jaksa, yang didukung oleh hakim Cogan, dengan alasan “melindungi individu dan entitas yang tidak berkaitan dengan kasus tersebut dan yang akan mendapatkan malu.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPPOM MUI turut Menginisiasi Kantin Sekolah Sehat, Aman, Halal
Tulisan selanjutnya Generasi Milenial harus Dapat Perhatian Serius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?