Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Aljazair Menuntut Presiden Bouteflika Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2019 08:38 8:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2019 08:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang di berbagai kota di Aljazair hari Jumat (1/3/2019) menyeru Presiden Abdelaziz Bouteflika agar segera meletakkan jabatan.

Dilansir Reuters, unjuk rasa pada umumnya berjalan damai, tetapi pada petang hari ketika mereka akan bubar terjadi bentrokan di ibukota Aljiers antara polisi dan pengunjuk rasa dekat istana kepresidenan, kata para saksi.

Satu orang meninggal dunia, menurut seorang pejabat lokal. Media setempat mengatakan yang meninggal dunia itu adalah seorang pria berusia 60 tahun yang mengalami serangan jantung.

Beberapa pengunjuk rasa dan polisi terluka dalam bentrokan di ibukota, lapor stasiun televisi pemerintah. Situs berita online TSA menyebut jumlah orang yang terluka 63, mengutip keterangan resmi. Sebanyak 45 orang dikabarkan ditahan.

Orang muda dan tua membanjiri jalan-jalan di Tunisia usai shalat Jumat seraya meneriakkan kata-kata “Selamat tinggal Bouteflika!” dan “Damai! Damai!” Banyak orang yang menyelimuti badannya dengan bendera nasional Aljazair, membawa plakat dan spanduk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Demonstrasi berskala besar –yang tergolong jarang sekali terjadi di Aljzair– menentang rencana pencalonan kembali Bouteflika sebagai presiden untuk perode kelima pada pemilu April dimulai sejak sepekan lalu. Namun, unjuk rasa hari Jumat itu bukan yang terbesar.

Bouteflika, yang memasuki usia 82 tahun pada hari Sabtu, mengalami stroke pada tahun 2013 dan sejak itu jarang tampil di muka publik. Pencalonan dirinya kembali untuk periode kelima membuat banyak orang terkejut, sebab mereka meyakini Bouteflika tidak cukup sehat untuk memimpin Aljazair.

“Lihatlah kaum muda Aljazair, mereka semua menuntut seorang presiden valid yang dapat berbicara dengan rakyat,” kata Hamdane Salim, 45, seorang pegawai negeri.

“Dua puluh tahun sudah cukup,” kata Khadidja, seorang wanita yang turun ke jalan ditemani suami dan anak-anaknya.

Di antara kerumunan orang ada Djamila Bouhired, 83, seorang wanita pahlawan perang kemerdekaan 1954-1962 melawan Prancis, yang mengatakan kepada para reporter, “Saya bahagia berada di sini.”

Bouteflika sampai saat ini belum menaggapi unjuk rasa yang dilakukan rakyatnya. Pihak berwenang pekan lau mengatakan dia akan bepergian ke Jenewa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, meskipun demikian tidak akan konfirmasi resmi perihal perjalannya itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendeta Senior Ortodoks Rusia: Aborsi Lebih Mengerikan Dibanding Holocaust
Tulisan selanjutnya Diburu Amerika Serikat, Status WN Hamza bin Laden Dicabut Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?