Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sedang Dibangun Masjid di Bergerac Prancis Dikirimi Darah dan Kepala Babi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Maret 2019 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2019 06:30
Bagikan
Darah hewan berlumuran di dinding masjid di Bergerac, Prancis, yang sedang dibangun.
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pekerja yang sedang membangun sebuah masjid di bagian barat daya Prancis menemukan kepala babi dan darah hewan di pintu masuk lokasi pembangunan, hari Senin (25/3/2019).

Serangan itu merupakan yang teranyar dari rangkaian serangan atas rumah-rumah ibadah Muslim dalam kurun sepuluh tahun terakhir, lapor Radio France Internationale.

Pembangunan masjid di kota kecil Bergerac itu –yang terkenal dengan minuman anggur Bordeaux-nya serta keterkaitannya dengan tokoh sastra Cyrano de Bergerac– mendapat tentangan sejak pertama kali diusulkan pada 2017 dan akhirnya disetujui pada Oktober 2018, meskipun marak penolakan dari oposisi lokal.

“Pelaku melumuri dinding dengan darah hewan dan meletakkan kepala babi yang berdarah-darah” di depan gerbang lokasi pembangunan masjid, kata Wakil Kepala Kejaksaan Bergerac kepada kantor berita AFP.

“Proyek pembangunan ini kontroversial,” kata Charollois. “Ada sejumlah gugatan administratif dan hukum untuk menghentikannya, jadi ada banyak hal yang harus kami telusuri.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Vandalisme itu terjadi pada malam hari dan baru diketahui ketika para pekerja datang di lokasi keesokan paginya.

Komisioner Kepolisian Bergerac, Frederic Perissat, mengatakan bahwa pihaknya “sangat mengecam dan mengutuk tindakan-tindakan semacam itu yang merusak kebebasan hati nurani dan berekspresi serta bertentangan dengan prinsip-prinsip pemisahan antara gereja (agama, red) dengan negara.” Perissat juga menyerukan adanya “saling menghormati” di dalam masyarakat.

Beberapa hari belakangan, poster berbunyi “Bergerac adalah kota Perigord, bukan Islam!” –merujuk nama lawas daerah Dordogne– ditempel di sejumlah tempat di kota kecil itu, menurut Wali Kota Daniel Garrigue.

“Saya tidak dapat mengatakan bahwa hal-hal tersebut berkaitan, tetapi saya mencermati pesan yang mereka sampaikan nuansanya sama,” kata Garrigue.

Serangan atas lokasi pembangunan masjid Bergerac itu terjadi kurang dari dua pekan setelah seorang pria Australia melakukan penembakan di dua masjid New Zealand sehingga membunuh 50 orang dan melukai puluhan orang lainnya.

Di Prancis, menodai fasilitas peribadatan merupakan tindakan pidana yang dapat diganjar hukuman hingga 7 tahun penjara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tok! Legislator Uni Eropa Setuju Larangan Plastik Sekali Pakai
Tulisan selanjutnya Prabowo Melihat Gelora Semangat Perubahan dari Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?