Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

San Fransisco Larang Penggunaan Teknologi Pengenalan Wajah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2019 20:06 8:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2019 20:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Legislator di San Fransisco memutuskan untuk melarang teknologi pengenalan wajah, menjadikannya kota pertama di Amerika Serikat yang melarang pemanfaatan teknologi canggih itu.

Teknologi yang sedang berkembang itu tidak diperbolehkan digunakan oleh instansi pemerintah lokal, seperti otoritas transportasi dan penegak hukum.

Tidak hanya itu, rencana pembelian alat pengawasan apapun sekarang harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemerintah setempat.

Kebijakan itu diloloskan lewat pemungutan suara di kalangan supervisor kota San Fransisco dengan 8 suara mendukung dan 1 menolak, sementara 2 lainnya abstain. Usulan kebijakan itu akan resmi menjadi undang-undang kota apabila lolos dalam pemungutan suara kedua yang dijadwalkan digelar pekan depan, lapor BBC Selasa (14/5/2019).

Mereka yang mendukung kebijakan itu mengatakan bahwa teknologi pengenalan wajah yang ada saat ini tidak dapat diandalkan dan berpotensi melanggar privasi orang serta kebebasan masyarakat. Contoh kekurangan teknologi itu misalnya, alat yang dipakai sering keliru mengidentifikasi wanita atau orang yang berkulit gelap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dengan pemungutan suara ini, San Fransisco menyatakan bahwa teknologi pemantauan wajah tidak sesuai dengan demokrasi yang sehat dan bahwa warga masyarakat berhak memiliki suara dalam memutuskan soal perangkat pengawasan berteknologi tinggi,” kata Matt Cagle dari American Civil Liberties Union in Northern California.

“Kami puji pihak kota yang mendengar suara masyarakat, dan membuat langkah maju dengan legislasi krusial ini. Kota-kota lain hendaknya memcermatinya dan membuat langkah serupa guna melindungi keselamatan dan hak-hak sipil warga,” imbuh Cagle.

Teknologi pengenalan wajah dapat dipergunakan oleh aparat keamanan di bandar udara atau pelabuhan San Fransisco, sebab keduanya dikelola oleh pemerintah federal dan bukan instansi pemerintah lokal.

Sebagian kalangan berusaha agar kebijakan itu tidak mencakup kepolisian San Fransisco, tetapi upaya mereka gagal. Tidak seperti kepolisian di sejumlah daerah lain di Amerika Serikat, polisi San Fransisco sampai sekarang belum menggunakan teknologi pengenalan wajah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Militer dan Oposisi Sudan Sepakat Masa Transisi Tiga Tahun
Tulisan selanjutnya Remaja Malaysia Bunuh Diri Usai Polling di Instagram, Polisi Didesak Bertindak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?