Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tolak Ajakan Amerika Kirim Pasukan Laut ke Selat Hormuz

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2019 21:36 9:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2019 07:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jerman tidak akan berpartisipasi dalam misi laut ke Selat Hormuz yang dipimpin Amerika Serikat, kata Menteri Luar Negeri Heiko Maas hari Rabu (31/7/2019).

“Jerman tidak akan ambil bagian dalam misi di lautan yang digagas dan direncanakan oleh Amerika Serikat,” kata Maas kepada para reporter dalam lawatan ke Polandia seperti dilansir DW.

Pemerintah Jerman mengatakan bahwa pihaknya terus berkonsultasi dengan Prancis dan Inggris tentang pendekatan Eropa guna mengatasi krisis kebebasan navigasi di sekitar Teluk Persia.

Namun rupanya Dubes AS untuk Jerman Richard Grenell mengecam keputusan itu dan meminta Berlin agar bertindak lebih.

“Jerman adalah kekuatan ekonomi terbesar di Eropa,” kata Grenell kepada koran Augsburger Allgemeine. “Kejayaan (ekonomi) itu menimbulkan tanggung jawab global,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Amerika sudah berkorban banyak untuk membantu Jerman agar tetap menjadi bagian dari Barat,” kata Grenell, seraya menambahkan bahwa rakyat Amerika membayar miliaran dolar untuk menempatkan 34.000 serdadunya di Jerman.

Menjelaskan mengapa Jerman tidak bersedia ambil bagian dalam misi itu, Maas mengatakan bahwa pemerintah Berlin berkeyakinan startegi AS yang menggunakan “tekanan maksimum” terhadap Iran “adalah salah.”

Berlin ingin menghindari eskalasi lebih jauh ketegangan di kawasan itu dan pemerintah ingin fokus pada solusi diplomatik guna meredam ketegangan dengan Iran, menekankan bahwa “tidak ada solusi militer” untuk masalah tersebut.

Jerman dan sekutu-sekutunya di Eropa berusaha keras menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepatakan tersebut dan memberlakukan sanksi baru terhadap Iran.

Amerika Serikat secara formal meminta agar Jerman dan sekutunya di Eropa agar ambil bagian dalam misi di Selat Hormuz, dengan alasan rute pelayaran di kawasan itu perlu dilindungi.

Hampir sepertiga dari semua ekspor minyak melalui selat itu, yang terletak di antara Iran dan Oman.

Washington mengusulkan misi itu awal bulan ini, dengan mengatakan pihaknya berusaha membuat koalisi bersama yang menawarkan pengawalan militer bagi kapal-kapal komersial yang melintasi kawasan teluk itu.

Pekan lalu, Inggris mengatakan ingin membuat misi pimpinan Eropa di kawasan Teluk duna memastikan keamanan kapal-kapal kargo yang melintas di sana. Sejumlah negara Uni Eropa menyatakan tertarik dengan usulan Inggris itu, yang berpotensi mendukung usaha AS.

Inggris mengumumkan hal itu setelah Iran menangkap kapal tanker minyak berbendera Inggris Stena Impero beserta 23 orang krunya saat melintas di Selat Hormuz pada 19 Juli.

Ketegangan antara Eropa dan Iran meningkat setelah Teheran kembali menggiatkan program nuklirnya dan mengabaikan kesepakatan yang dibuat tahun 2015.

Beberapa bulan terakhir terjadi serangan terhadap kapal-kapal tanker milik sejumlah negara di Selat Hormuz, yang menurut Amerika Serikat dan sekutunya dilakukan oleh Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiranJermanSelat Hormuz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjualan Kantong Kresek di England Menurun
Tulisan selanjutnya Jenazah Pelajar Indonesia Meninggal Tenggelam di Mesir Dipulangkan Jumat ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?