Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cari Makan di China Sejumlah Pesohor Bela Beijing Soal Hong Kong

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2019 11:34 11:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Agustus 2019 11:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Delapan penyanyi pop ternama asal China Daratan, satu penyanyi asal Taiwan dan satu dari Hong Kong secara terbuka menyuarakan dukungan mereka terhadap Beijing dalam persoalan Hong Kong.

Komentar mereka kebanyakan merupakan tanggapan atas insiden pembuangan bendera kebangsaan China di Victoria Harbor awal bulan ini. Kala itu para demonstran merasa frustrasi atas campur tangan Beijing terhadap Hong Kong, wilayah otonomi yang memiliki kebebasan sangat luas dibanding wilayah China Daratan.

Baca: Setelah Unjuk Rasa Rusuh, Demonstran Hong Kong Tampil Damai di Victoria Park

Bintang K-pop Lay Zhang, Jackson Wang, Lai Kuan-lin dan Victoria Song termasuk para pesohor berdarah China yang memasang foto bendera China disertai pengumuman yang menyatakan mereka adalah “salah satu dari 1,4 miliar orang pengawal bendera kebangsaan China” di akun resmi Weibo mereka. Wang berasal dari Hong Kong, sementara Lai dari Taiwan. Weibo merupakan salah satu media sosial di China yang paling banyak penggunanya, sering disebut sebagai “Twitter-nya China”.

Erika Ng, gadis Hong Kong berusia 26 tahun penggemar Jackson Wang, kepada Associated Press mengaku tidak terkejut dengan sikap idolanya itu.

Menurutnya, Wang lebih menganggap “pasar China lebih berharga dibanding pasar Hong Kong” karena dia lebih sering tampil dan lebih dikenal di China Daratan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Victoria Song dan Lay Zhang, seorang vokalis grup EXO, menunjukkan kebanggaan mereka terhadap China di Instagram. Song mengunggah gambar bendera China pekan lalu disertai tulisan “Hong Kong bagian dari China selamanya.” Namun, patirotisme mereka itu hanya dapat dilihat penggemarnya di luar negeri, sebab Instagram merupakan salah satu dari banyak media sosial asing yang diblokir di China.

Sikap para penyanyi terkenal itu bisa dimaklumi, pasalnya mereka “mencari makan” di China Daratan. Jika tidak menunjukkan dukungan kepada Beijing bisa jadi mereka mengalami kerugian, seperti yang dialami Denise Ho.

Penyanyi pop-Kanton Denise Ho dulu laris manis di pasar China. Lima tahun silam di memutuskan menyuarakan dukungannya terhadap Hong Kong. Namun, akibatnya dia dinyatakan terlarang di China Daratan, sehingga penyanyi wanita itu mengalami pukulan finansial telak. Sejak itu, Denise Ho menjadi salah satu wajah demonstran paling dikenal di Hong Kong.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaHong KongK-PoppesohorRUU ekstradisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurdi Serahkan 4 Anak dari Anggota ISIS ke Jerman
Tulisan selanjutnya Setengah dari Tersangka Rasuah di Malaysia Berusia di Bawah 40 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?