Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guru Buddhis Tibet Tersangka Banyak Kejahatan Seksual Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2019 19:58 7:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2019 09:00
Bagikan
Sogyal Lakar, yang lebih dikenal dengan sebutan Sogyal Rinpoche, menjual jutaa buku dan dipandang luas sebagai guru Buddhis Tibet paling terkenal kedua setelah Dalai Lama.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sogyal Lakar, seorang guru Buddhis Tibet yang dituduh banyak melakukan kekerasan fisik dan seksual dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 72 tahun.

Lakar, yang lebih dikenal dengan sebutan Sogyal Rinpoche, menjual jutaa buku dan dipandang luas sebagai guru Buddhis Tibet paling terkenal kedua setelah Dalai Lama.

Meskipun demikian, namanya juga disebut sebagai pelaku kekerasan fisik dan seksual terhadap para pengikutnya. Akan tetapi, dia tidak pernah dinyatakan bersalah atas tuduhan-tuduhan itu, meskipun ada hasil penyelidikan sebuah komisi yang menyimpulkan memang ada sejumlah pengikutnya yang dicabuli olehnya.

Sebuah pernyataan di laman Facebook-nya mengatakan bahwa Lakar meninggal dunia hari Rabu (28/8/2019) di Thailand setelah mengalami pulmonary embolism. Sebelum kematiannya dia mendapatkan perawatan untuk mengobati kanker usus besar.

Dilahirkan di Tibet pada 1947, Lakar diyakini banyak pengikut ajaran Buddhis Tibet sebagai reinkarnasi Tertön Sogyal Lerab Lingpa, seorang guru dari Dalai Lama XIII.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengambil studi perbandingan agama di Universitas Cambridge dan menggaet banyak pengikut. Bukunya “The Tibetan Book of Living and Dying” terjual lebih dari 3 juta kopi.

Popularitasnya diiringi dengan banyak tuduhan kekerasan fisik dan seksual terhadap pengikutnya.

Pada tahin 1994, seorang wanita menggugat Lakar $10 juta atas kekerasan seksual, mental dan fisik yang dilakukan rohaniwan Buddhis itu terhadap dirinya. Kasus itu diselesaikan di luar pengadilan dengan uang damai.

Dua tahun lalu muncul sejumlah tuduhan serupa.

Sebuah tim investigasi independen yang dipimpin seorang pengacara yang ditugaskan oleh Rigpa, organisasi Buddhis yang didirikan Lakar, mendapati bahwa guru spiritual Buddhis aliran Tibet itu sudah melakukan banyak tindak kekerasan serius.

Laporan penyelidikan itu menyebutkan bahwa sejumlah pengikut Lakar mengalami kekerasan fisik, seksual dan mental oleh guru mereka tersebut. Tidak hanya itu, anggota senior kelompoknya bersikap diam meskipun mengetahui kebejatan dan kebengisan guru Buddhis Tibet tersebut.

Meskipun banyak bermunculan tuduhan terhadap Lakar, tetapi banyak pengikutnya yang masih setia.

“Saya tahu dia akan terus membimbing kita dengan kebijaksanaannya dan yang paling penting cintanya,” tulis seorang pengikut di laman Facebook menanggapi kabar kematiannya, seperti dikutip BBC.

Namun Mary Finnigan, yang membantu Lakar meluncurkan karirnya di London pada tahun 1970-an dan belum lama ini ikut menulis buku “Sex and Violence in Tibetan Buddhism”, mengatakan kepada BBC bahwa Lakar adalah seorang “pria kharismatik sekaligus pemimpin sekte yang keji.”

“Saya bersimpati kepada mereka yang meratapi kematiannya, tetapi harus saya katakan bahwa kematiannya tidak mengubah perasaan saya tentang kehidupannya,” kata Finnigan.

“Dia menyalahgunakan sebuah tradisi spiritual kuno guna memuaskan nafsunya akan kekuasaan, uang dan seks,” tegas wanita yang sejak lama mengenal Lakar itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BuddhisseksualSogyal LakarSogyal Rinpoche
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semua Pihak Didesak Upayakan Papua Kondusif
Tulisan selanjutnya Indonesia Muslim Lifestyle Festival di JCC, Jumat Ini Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?