Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pensiunan Jenderal Korps AL Peringatkan Israel Bisa Jadi Negara Apartheid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 November 2016 08:43 8:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2016 08:43
Bagikan
Jenderal James Mattis, Laksamana Mike Mullen, Jenderal Raymond T. Odierno
Bagikan

Hidayatullah.com–Pensiunan Jenderal Korps Angkatan Laut yang diangkat oleh Presiden AS terpilih Donald Trump untuk menjadi sekretaris pertahanan telah memperingatkan bahwa Israel dapat menjadi sebuah negara apartheid.

Jenderal AL James Mattis menemui Trump pada Sabtu untuk mendiskusikan penempatan kabinet.

“Jenderal James ‘Mad Dog’ Mattis, yang dianggap sebagai Sekretaris Pertahanan, sangat impresif kemarin,” Trump mentweet setelah pertemuan tersebut. “Seorang Jenderal sejati dari Jenderal!”

Mattis, yang dikenal vokal terkait kebijakan AS di Timur Tengah, sebelumnya mengatakan bahwa AS membayar “harga keamanan” di Timur Tengah karena negara itu dipandang sebagai bias mendukung Israel dan bahwa Israel berada dalam bahaya menjadi negara apartheid dikarenakan penjajahannya terhadap Tepi Barat.

Pada 2013 dia mengatakan bahwa: “Situasi saat ini tidak stabil.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mattis memandang bahwa Israel mungkin menjadi sebuah negara apartheid jika solusi dua negara tidak diterapkan, mungkin menempatkan dia dalam konflik dengan Trump yang telah mengatakan ketidaksetujuannya terhadap pemukiman dua negara.

Mattis kemudian menyuarakan ramalan bencana menurut dia yang akan menimpa Israel jika negara Palestina tidak didirikan: “Jika saya di Jerusalem dan saya menempatkan 500 pemukim Yahudi di luar sana hingga ke timur dan terdapat 10.000 pemukim Arab di sana, jika kita membangun perbatasan untuk memasukkan mereka, baik itu tidak lagi menjadi negara Yahudi atau anda mengatakan orang Arab tidak boleh memilih – Apartheid,” katanya dikutip middleeastmonitor.com, Selasa (22/11/2016).

“Hal itu tidak bekerja dengan baik terakhir kali saya melihat hal tersebut diterapkan di sebuah negara.”

Sebagaimana diketahui, opsi dua negara merdeka tidak dikenal rakyat Palestina. Solusi inilah yang sedang berlangsung sejak 68 tahun lalu, sebagai gerakan Zionisme internasional.*/Nashirul Haq AR

Baca juga:Yang Lebih Baik dari Two-State Solution

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jenderal AL James Mattispalestinasolusi dua negara merdekaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Denda 200 Dolar pada Masjid yang Gunakan Pengeras Suara Adzan
Tulisan selanjutnya Aksi Penista dan Masalah Ghirah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?