Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Ibu Negara Honduras Beli Perhiasan dan Bayar Sekolah Anak Pakai Duit Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 September 2019 18:41 6:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 September 2019 18:41
Bagikan
Mantan ibu negara Honduras Rosa Elena Bonilla, istri dari mantan presiden Porfirio Lobo, dijatuhi hukuman penjara 58 tahun dalam dakwaan penipuan dan penyalahgunaan uang publik.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan ibu negara Honduras Rosa Elena Bonilla, istri dari mantan presiden Porfirio Lobo, hari Rabu (4/9/2019) dijatuhi hukuman penjara 58 tahun dalam dakwaan penipuan dan penyalahgunaan uang publik, kata seorang jubir Mahkamah Agung Honduras.

Bonilla, 52, mendekam dalam tahanan sejak Februari 2018.

Tim pengacara pembelanya mengatakan bahwa Bonilla tidak bersalah dan akan mengajukan peninjuan kembali ke Mahkamah Agung. Itu merupakan kesempatan terakhirnya untuk menghindarkan diri dibui selama puluhan tahun.

“Mantan ibu negara Rosa Elena Bonilla dihukum penjara 58 tahun atas tindakannya menyalahgunakan dana dan melakukan penipuan,” kata jubir MA Honduras Carlos Silva seperti dikutip Reuters.

Bonila dituduh menyalahgunakan $779.000 yang berasal dari donasi internasional dan dana publik yang ditujukan untuk pembiayaan berbagai program sosial, menurut investigasi yang dilakukan kantor Kejaksaan Agung dan sebuah unit Organization of American States.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bonilla menggunakan dana-dana tersebut untuk membayar tagihan medis, membeli perhiasan, membayar uang sekolah anak-anaknya serta biaya pekerjaan konstruksi, menurut kantor kejaksaan.

Pengadilan juga menghukum orang dekat Bonilla, Saul Escobar, dengan penjara 48 tahun setelah divonis bersalah menggelapkan dana publik dan penipuan, kata Silva.

Meskipun apabila Bonilla dan Escobar tidak berhasil membatalkan putusan hakim atau menguranginya, mereka hanya akan menjalani hukuman penjara maksimal 30 tahun, yaitu hukuman maksimal yang diperbolehkan menurut hukum di Honduras, kata sumber-sumber pengadilan.

Lobo, yang menjabat presiden Honduras 2010 dan 2014, juga dikaitkan dengan organisasi kriminal Cachiros dalam sejumlah persidangan di Amerika Serikat. Bekas orang nomor satu Honduras itu menolak tuduhan-tuduhan tersebut.

Salah satu putra Lobo pada tahun 2017 di pengadilan AS mengaku bersalah berkomplot memasukkan kokain ke Amerika Serikat dan dihukum 24 tahun penjara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BonilaHondurasKorupsiLobopresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Danai Tembok Perbatasan Meksiko Pakai Anggaran Pendidikan Anak Tentara
Tulisan selanjutnya Cendekiawan Aceh: Disertasi Seks di Luar Nikah Halal Pemikiran Liberal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?