Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hampir Setengah Terpidana Mati di Malaysia Orang Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2019 20:05 8:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2019 20:05
Bagikan
mayat penculik taliban
Bagikan

Hidayatullah.com—Hampir setengah dari para terpidana yang menunggu giliran menuju tiang gantung di Malaysia adalah orang asing, kebanyakan berasal dari Nigeria.

Menurut laporan yang dirilis Amnesty International Malaysia (AIM), sebanyak 568 warga negara asing dari 43 negara sedang menunggu antrean eksekusi mati per Februari tahun ini.

Warga negara Nigeria merupakan terpidana asing yang paling banyak menunggu giliran di tiang gantung yaitu 21%, disusul kemudian orang Indonesia sebanyak 16%, Iran 15%, India 10%, Filipina 8% dan Thailand 6%.

Hampir 73% orang asing yang dijatuhi hukuman mati melakukan kejahatan berkaitan dengan penyelundupan narkoba dan 25% divonis bersalah dalam kasus pembunuhan, menurut laporan yang dirilis hari Kamis (10/10/2019) bertepatan dengan World Day Against the Death Penalty.

Sampai Februari, keseluruhan ada 1.281 terpidana mati, dengan 89% dari mereka berjenis kelami laki-laki, lansir The Star mengutip laporan AIM.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Warga Malaysia yang menunggu giliran menuju tiang gantung mencapai 713 orang. Dari mereka sebanyak 48% merupakan etnis Melayu, 25% India dan 24% China, serta 4% dari etnis minoritas lain.

Laporan AIM itu disusun berdasarkan data yang disediakan oleh sumber-sumber resmi.

Direktur Eksekutif AIM Shamini Sarshini Kalienuthu mengatakan hukuman mati merupakan cela di dalam sistem hukum pidana di negeri itu.

Menurut wanita itu, pemerintah seharusnya menghapus hukuman “kejam dan tidak berperikemanusiaan” itu tanpa menunda-nunda sebab sistem memiliki banyak kekurangan.

Pada bulan Oktober 2018, Menteri di Departemen Kantor Perdana Menteri Datuk Liew Vui Keong mengatakan bahwa kabinet sudah memutuskan untuk menghapus hukuman mati dengan moratorium bagi mereka yang sedang menunggu eksekusi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mlaaysiaterpidana matitiang gantung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nigeria Ajukan RUU Antipelecehan Seksual
Tulisan selanjutnya Ngeri Xenofobia, Pengungsi Asing Minta Perlindungan PBB di Afsel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?