Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat PBB Desak Toleransi Menyusul Keributan Soal Hijab di Malawi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2019 20:13 8:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2019 20:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat tinggi Perserikatan Bagsa-Bangsa di Malawi mendesak agar toleransi beragama dikedepankan, setelah dua pelajar putri berjibab dilarang masuk sekolah di Bakala, sekitar 206 km sebelah barat daya ibu kota Lilongwe.

UN Resident Coordinator Maria Jose Torres mengatakan warga Malawi hendaknya saling menghormati dengan orang yang beragama lain dan mendahulukan dialog damai guna menyelesaikan masalah.

Hari Senin (4/11/2019) dua pelajar putri Muslim dilarang masuk ke sekolah M’manga karena mengenakan kerudung. Menyusul kejadian itu, terjadi bentrokakan antara kelompok Kristen dan Muslim yang mengakibatkan sedikitnya dua orang terluka serius, lansir BBC hari Rabu (6/11/2019) dari laporan koran lokal The Daily Times.

Sejumlah toko, sebuah masjid, sebuah gereja Anglikan dan sebuah rumah pendeta ikut rusak dalam kerusuhan itu, lapor koran tersebut.

Gereja Anglikan, pengelola sekolah M’manga itu, melarang kedua siswi tersebut masuk karena mengenakan hijab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Torres mengatakan intelorensi menyebabkan kedua pelajar Muslim itu tidak mendapatkan hak untuk belajar.

“Hak kebebasan berekspresi dan beragama merupakan hak dasar… Menghalangi akses terhadap layanan seperti pendidikan karena siswanya memilih untuk menggenakan salah satu bentuk ekspresi dari agama mereka adalah bertentangan dengan hak-hak asasi manusia yang penting ini dan standar internasional dalam kebebasan pendidikan.”

“Tindakan-tindakan semacam itu (melarang hijab, red) membuat para remaja putri gentar pergi ke sekolah, menafikan mereka dari hak untuk belajar dan aktif berpartisipasi dalam masyarakat, di saat negara Malawi sedang fokus berupaya mengakhiri pernikahan anak dan mendorong anak-anak perempuan bersekolah,” kata Torres dalam sebuah pernyataan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menhan: Jerman Masih Dapat Melarang Huawei Garap 5G
Tulisan selanjutnya tentara turki Warga Kobani Lempari Konvoi Patroli Pasukan Turki-Rusia dengan Batu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?