Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gunakan ‘Pola mengerikan’: Amnesty Sebut 106 Tewas dalam Unjuk Rasa di Iran

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 November 2019 14:11 2:11 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 November 2019 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Lembaga hak asasi manusia, Amnesty International menyerukan diakhirinya ‘penumpasan brutal’ terhadap peserta demonstrasi anti-pemerintah di Iran, melaporkan sudah 106 kematian dalam aksi di 21 kota.

Hari-hari aksi demonstrasi di Iran yang menolak kenaikan harga bahan bakar (BBM) dan tindakan keras pemerintah selanjutnya telah menyebabkan tewasnya lebih dari 100 orang di seluruh negeri, menurut kelompok hak asasi Amnesty International.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (19/11) organisasi yang berbasis di Inggris itu menuduh pasukan keamanan Iran telah menggunakan “kekuatan yang berlebihan dan mematikan” untuk mematahkan aksi demonstrasi sejak dimulai pada hari Jumat.

“Setidaknya 106 pemrotes di 21 kota telah tewas, menurut laporan yang dapat dipercaya,” kata Amnesty. “Jumlah kematian sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi dengan beberapa laporan menunjukkan sebanyak 200 orang telah terbunuh,” katanya dikutip Al Jazeera.

Baca: Iran Terus Bergolak: Tiga Aparat Keamanan Ditikam, Internet Dimatikan

Masih belum ada reaksi langsung dari pemerintah Iran terhadap perkiraan jumlah korban tewas ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tetapi kantor berita ISNA melaporkan Senin malam bahwa tiga anggota pasukan keamanan Iran dibunuh oleh “perusuh” di dekat ibu kota, Teheran.

Raha Bahreini, peneliti Amnesty dan Hak Asasi Manusia di Iran, mengatakan jumlah kematian mereka didasarkan pada informasi yang diterima dari akun saksi di lapangan, aktivis hak asasi manusia di dalam negeri, serta jurnalis dan sumber terpercaya di luar negeri.

“Informasi yang kami peroleh menunjukkan pola mengerikan pembunuhan tidak sah di seluruh negeri,” katanya kepada Al Jazeera dari London.

“Informasi yang kami terima sejauh ini menunjukkan bahwa dalam pola yang konsisten dengan praktik masa lalu, pasukan keamanan bahkan menolak untuk mengembalikan tubuh banyak korban yang tewas pada keluarga mereka, atau memaksa keluarga untuk menguburkan orang yang mereka cintai dalam keadaan terburu-buru dan tanpa otopsi independen, yang tentu saja bertentangan dengan hukum dan standar internasional. ”

Baca: Protes Kenaikan BBM Marak, Ali Khamenei justru Setuju Naikkan Harga

Melalui akun @AlinejadMasih, aktivis HAM Iran, Alinejad Masih berbagi foto dan video yang tak dimuat di media massa.

“Video lain yang memilukan dari #IranProtests. Hatiku hancur. Di mana @cnni, @BBCWorld, @NBCNews, @ FRANCE24 & lainnya? 1) Wartawan di Iran tidak diizinkan meliput protes, 2) Orang Iran tidak dapat lagi mengirimkan rekaman kepada kami karena penutupan internet, 3) Lebih dari 106 orang tewas, “ tulisnya melalui Twitter.

Another heart-breaking video from #IranProtests. My heart is broken. Where are @cnni, @BBCWorld, @NBCNews, @FRANCE24 & others?

1) Journalists in Iran aren't allowed to cover protests
2) Iranians can no longer send us footage due to internet shutdown
3) More than 106 people dead pic.twitter.com/wOsoefFijy

— Masih Alinejad 🏳️ (@AlinejadMasih) November 19, 2019

Aksi protes di Iran terjadi di seluruh wilayah di Iran sejak Jumat (15/11), dipicu kebijakan kenaikan harga BBM.

Aksi massa merembet di lebih 100 kota, antara lain di Sirjan, Abadan, Ahvaz, Bandar Abbas, Birjand, Gachsaran, Khoramshahr, Mahshahr, Mashhad, Yazd, dan Shiraz.

Unjuk rasa ini sebagai respons keputusan pemerintah menaikkan harga bensin 50 persen untuk 60 liter BBM pembelian pertama. Sementara kenaikan 300 persen berlaku untuk pembelian selanjutnya dalam kurun satu bulan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty InternationalBBMirankrisis IransyiahSyiah Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum MUI Jatim: Salam Semua Agama Bukan Bentuk Toleransi
Tulisan selanjutnya MUI Terbitkan Fatwa Hukum Melihat Mushaf Saat Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?