Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunggu Janji Jadi PM Terwujud, Anwar Ibrahim Ogah Jadi Menteri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2019 19:16 7:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2019 19:16
Bagikan
Anwar Ibrahim.
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan tidak berminat untuk menerima jabatan menteri apabila dilakukan perombakan dalam kabinet.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Port Dickson itu mengatakan bahwa dia tidak pernah ditawari untuk menjabat menteri dalam kabinet sebelum menjadi perdana menteri selanjutnya.

“Saya tidak berminat,” kata Anwar kepada para reporter usai peluncuran Reformist Convention 2019 di Shah Alam hari Ahad (24/11/2019) seperti dilansir The Star.

Hal itu dikatakan Anwar ketika menjawab pertanyaan apakah dia tertarik untuk bergabung dalam kabinet sebelum naik menjadi perdana menteri Malaysia kedelapan.

PM Mahathir Mohamad mengatakan bahwa perombakan kabinet akan dilakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di awal pidato pembukaan konvensi itu Anwar mendesak semua pihak agar bersabar dan tidak mengangkat isu rencana peralihan jabatan perdana menteri antara dia dan PM Mahathir.

“Kita harus memberikan ruang kepada Dr. Mahathir sehingga proses itu dapat dilakukan secara damai.”

“Apabila berjalan mulus, maka akan mudah bagi Dr. Mahathir untuk melanjutkan tugasnya dan lebih mudah bagi saya setelah peralihan,” imbuhnya.

Anwar menegaskan kembali bahwa hanya dewan kepresidenan PKR yang dapat memutuskan siapa yang akan mengambil alih jabatan sebagai perdana menteri.

Dia mengingatkan semua anggota partai bahwa agenda reformasi masih belum rampung sejak mereka memenangkan pemilu ke-14 dan menumbangkan kekuasaan Barisan Nasional yang dimotori UMNO.

Reformasi baru rampung begitu agenda yang benar diimplementasikan, seperti kebijakan perlindungan bagi warga berpenghasilan rendah dan meningkatan taraf kehidupan mereka.

Anwar mendesak agar anggota partai, terutama reformis veteran, agar bersabar menunggu dirinya mengambil alih kepemimpinan Malaysia, seraya menggarisbawahi bahwa kesabaran sangat diperlukan agar transisi kekuasaan berjalan mulus.

Lebih lanjut Anwar mengatakan bahwa soal transisi dibahas dalam rapat dewan kepresidenan PKR hari Sabtu (23/11/2019), dan bahwa tidak ada perubahan rencana perihal dirinya yang akan mengambil alih jabatan PM.

Di akhir konvensi, reformis veteran merilis resolusi yang dibacakan oleh ketua konvensi, anggota parlemen dapil Ijok Dr. Idris Ahmad, perihal waktu peralihan jabatan PM Malaysia ke tangan Anwar

Ibrahim.

“Kami ingin tanggal Anwar menjadi perdana menteri agar ditetapkan dan tanggal itu tidak melampaui 10 Mei 2020,” kata Dr. Idris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar IbrahimMalaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menhan Prabowo Jajaki Sinergi Pertahanan dengan Turki
Tulisan selanjutnya PKS: Ide 3 Periode Jabatan Presiden Berbahaya Bagi Reformasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?