Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Flu Burung Muncul Kembali di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Januari 2020 19:08 7:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Januari 2020 19:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Flu burung muncul kembali ke Jerman untuk pertama kalinya sejak musim dingain lalu, lapor lembaga penyiaran Jerman NDR hari Senin (20/1/2020) seperti dilansir DW.

Seekor angsa muka putih telah diidentifikasi mengidap bibit penyakit tersebut di negara bagian Brandenburg, beberapa mil saja dari perbatasan dengan Polandia. Virus flu unggas tersebut baru-baru ini ditemukan di kawasan Eropa Timur, tetapi ini untuk pertama kalinya ada kasus tersebut di Jerman pada musim ini.

Virus yang mudah menular itu cenderung merebak dengan sangat cepat. Puluhan ribu unggas telah dibunuh di Rumania, Belarus, Hungaria dan Polandia pada bulan Januari saja. Kasus-kasus lainnya dikonfirmasi terjadi di Slovakia dan Republik Ceko.

Virus itu cenderung menjangkiti populasi unggas di bulan Desember dan Januari.

Pada musim dingin tahun 2016-2017, setengah juta unggas dibunuh di Jerman dalam satu wabah yang paling buruk di negeri itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus flu burung terakhir ini kemungkinan kembali ke Eropa lewat migrasi burung-burung dari Eropa Timur, kata para pakar. Kabar ini muncul sementara puluhan orang di China terpapar virus baru yang menyebabkan penyakit mirip pneumonia.

Friedrich Loeffler Institute mengidentifikasi wabah tahun 2017 sebagai epidemi paling buruk flu jenis ini yang pernah terjadi di Eropa. Flu burung jenis ini biasanya tidak menular ke manusia, tetapi beberapa kasus yang terjadi di Jerman pada 2017, kebanyakan dilaporkan oleh orang-orang yang pernah atau beberapa saat berada di pasar unggas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Ikatan Gay Cabuli 11 Anak Cowok, Aktivis Desak Hukuman Kebiri Kimia
Tulisan selanjutnya PBB: Di Dunia Ada Setengah Miliar Orang Pengangguran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?