Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pulang dari London Dokter Jerman OPD Covid-19 yang Menolak Isolasi Meninggal di Rumah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 April 2020 18:43 6:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 April 2020 18:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang dokter yang bekerja di London yang menolak melakukan isolasi mandiri setelah menunjukkan gejala-gejala Covid-19 telah ditemukan tidak bernyawa di rumah susun yang ditinggalinya di dekat kota Berlin. Dikhawatirkan dia juga sudah menularkan penyakititu ke orang lain dalam perjalannya pulang dari Inggris.

Pria warga negara Jerman berusia 59 tahun itu, yang diketahui bekerja sebagi dokter pengganti di Inggris, diminta oleh rumah sakit yang mempekerjakannya agar melakukan isolasi mandiri pada 19 Maret setelah menunjukkan gejala Covid-19, tetapi dia tidak diperiksa.

Pada 25 Maret pria iu bersikukuh melakukan perjalanan ke Berlin, di mana keluarga dekatnya tinggal dan di memiliki tempat tinggal di kompleks rumah susun di distrik Babelsberg di Postdam, tidak jauh dari Berlin.

Pekan lalu, dokter itu berulang kali mengatakan kepada keluarganya bahwa dia masih mengalami gejala-gejala, yang umumnya berupa demam tinggi dan batuk kering. Dia berulang kali tidak menjawab panggilan telepon hari Jumat pekan lalu, dan akhirnya mayatnya ditemukan di rumahnya pada hari Ahad, lapor The Guardian Jumat (3/4/2020). Hasil autopsi menunjukkan dia mengidap Covid-19.

Tindakan dokter itu membuat geram pejabat setempat. “Sebagai seorang dokter dia mengetahui risiko penularan. Bagaimana bisa diapergi lalu berbaur dikeramaian di sejumlah negara? Tindakannya sama sekali tidak bertanggung jawab,” kata Wali Kota Potsdam Mike Schubert kepada koran Berliner Zeitung seperti dilansir The Guardian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak diketahui apakah pria itu ada kaitannya dengan wabah coronavirus di rumah sakit terbesar di Postdam, Klinik Ernst von Bergmann, yang mencatat 78 kasus infeksi terkonfirmasi beberapa hari lalu.

Pihak berwenang Inggris dan Jerman terus berusaha menelusuri jejak perjalanan dokter tersebut, guna mengetahui siapa saja yang kemungkinan tertular olehnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sri Lanka Lakukan Kremasi Paksa Muslim yang Meninggal karena COVID-19
Tulisan selanjutnya Pastor Kenya Minta Gereja Dianggap “Layanan Esensial” Agar Tetap Buka Selama Wabah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?