Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mati Ditikam di Kepala, Hakim Kasus Korupsi Kongo Dibilang Meninggal karena Serangan Jantung

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2020 08:19 8:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2020 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang hakim yang katanya meninggal dunia karena serangan jantung saat memimpin persidangan kasus korupsi yang melibatkan kepala staf presiden di Republik Demokratik Kongo sebenarnya meninggal karena luka tusuk di bagian kepalanya, ungkap Menteri Kehakiman.

Menteri Kehakiman Celestin Tunda Ya Kasende mengatakan sekarang sedang dilakukan investigasi pembunuhan terhadap kasus itu. 

Pada bulan Mei, polisi mengatakan hakim Raphael Yanyi wafat karena serangan jantung.

Dia ketika itu sedang memimpin persidangan kasus korupsi Vital Kamerhe, mantan pejabat tinggi RD Kongo orang dekat Presiden Felix Tshisekedi.

Namun, otopsi yang dilakukan terhadap jasad hakim tersebut menunjukkan dia “mati karena tindak kekerasan, akibat pukulan benda berujung tajam atau obyek seperti pisau, yang menghujam ke dalam kepalanya”, kata Menteri Kehakiman Celestin Tunda Ya Kasende kepada Reuters hari Selasa (16/6/2020) seperti dilansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jasad Yanyi juga menunjukkan tanda-tanda zat beracun dalam dosis tidak mematikan, imbuh menteri itu.

Kamerhe, yang pernah menjadi pejabat penting dalam pemerintahan Presiden Felix Tshisekedi, dituding menggelapkan uang negara sebesar $50 juta. Dia membantah semua tuduhan.

Para pendukungnya meyakini persidangannya bermotif politik, dengan tujuan menghentikan rencananya untuk maju dalam pemilu presiden di masa mendatang.

Kamerhe sejauh ini merupakan politisi paling kawakan yang pernah dikenai tuduhan korupsi di RD Kongo. Persidangan kasusnya dilanjutkan oleh hakim pengganti sepeninggalan Yanyi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Felix TshisekedihakimKorupsipresidenRD KongoRepublik Demokratik Kongo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Probiotic Food dan Prophetic Food
Tulisan selanjutnya Gubernur Jabar: Pesantren Diizinkan Beroperasi di Zona Biru dan Hijau

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?