Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Usir Puluhan Staf Diplomatik Pakistan dengan Tuduhan Spionase

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juni 2020 19:44 7:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juni 2020 10:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—India mengusir setengah staf Komisi Tinggi Pakistan (kedutaan) yang ditempatkan di ibu kota Delhi, menuding mereka melakukan spionase dan berhubungan dengan teroris.

India juga akan mengurangi stafnya yang ditempatkan di komisi tingginya di Islamabad dalam jumlah yang sama, kata Kementerian Luar Negeri India seperti dilansir BBC Selasa (23/6/2020). 

Menurut koran Hindustan Times kedua negara sepakat untuk menempatkan 110 staf di kedutaan masing-masing, meskipun jumlah saat ini sebenarnya sekitar 90.

Hubungan kedua negara pemilik senjata nuklir itu sudah tegang setelah India mengusir dua staf Pakistan tiga bulan lalu. 

Mereka dituduh berusaha memperoleh informasi tentang pergerakan tentara India.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan media India, langkah terakhir yang diambil Delhi ini dipicu oleh dugaan perlakuan buruk yang dialami dua staf India di Islamabad.

Pekan lalu, pemerintah India menuding pemerintah Pakistan menculik kedua pria itu, tetapi Pakistan mengatakan mereka ditahan polisi setelah menabrak seorang pejalan kaki ketika mengendarai mobilnya.

Hindustan Times melaporkan, pihak India menuding dinas keamanan Pakistan menciduk kedua pria itu di Islamabad, menyiksa dan menjebak mereka dengan kecelakaan lalu lintas dan uang palsu.

Ketika kedua pria itu, Dwimu Brahms dan Selvadhas Paul, kembali ke India pada hari Senin konon katanya mereka memberikan bukti perlakuan kejam yang mereka dapatkan ketika ditahan aparat keamanan Pakistan.

Polisi Pakistan mengatakan mereka ditahan setelah menabrak seorang pria dan berusaha kabur dari lokasi kejadian tetapi kemudian dibebaskan dari tahanan karena status diplomatik mereka.

Belum ada komentar tentang tuduhan bahwa kedua orang itu telah disiksa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diplomatIndiaPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persis: Kawal Penolakan RUU HIP Sampai DPR Membatalkannya
Tulisan selanjutnya Menteri PUPR Kunjungi Turki secara Virtual, Jajaki Sinergi Konstruksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?