Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demba Ba Serukan Dunia Bola Kecam Perlakuan China terhadap Muslim Uighur

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2020 13:20 1:20 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Agustus 2020 13:30
Bagikan
Pesepakbola, Demba Ba
Bagikan

Hidayatullah.com — Mantan pemain Premier League yang juga striker Timnas Senegal Demba Ba menyerukan dunia sepak bola untuk mengecam perlakuan China terhadap Muslim Uighurnya, berapapun biayanya. “Gerakan Black Lives Matter lebih kuat ketika orang-orang non-kulit hitam mendukungnya,” Ba mengatakan pada BBC Sport (19/08/2020). “Kapan kita akan melihat seluruh dunia membela Muslim?” lanjutnya.

Lebih dari satu juta orang etnis Uighur diyakini telah ditahan di kamp-kamp penjara karena etnis dan keyakinan mereka. Laporan lain mengatakan bahwa pemerintah China juga memisahkan anak-anak Uighur dari orang tua mereka dan memaksakan sterilisasi paksa.

Rekaman para tahanan Uighur dengan penutup mata yang digiring ke kereta api telah menjadi viral. Dokumen-dokumen yang bocor merinci bagaimana “disiplin dan hukuman” di kamp penahanan, termasuk juga penyiksaan.

China, yang awalnya menyangkal keberadaan kamp tersebut, sekarang mengatakan bahwa itu adalah sekolah sukarela untuk pelatihan anti-ekstremisme. Sedangkan, banyak laporan yang menyebutnya sebagai kamp re-edukasi demi mengintegrasi etnis Uighur dengan etnis Han China dan ideologi komunis.

“Saya harus mencoba dan mengatur sesuatu agar para pemain sepak bola bisa berkumpul dan, sementara itu, membicarakan masalah ini karena tidak banyak orang yang mau,” kata mantan penyerang West Ham, Newcastle dan Chelsea Ba.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya tahu ada pesepakbola yang ingin memperjuangkan keadilan, baik Muslim, Budha, Kristen, kepercayaan apapun.” “Sebagai olahragawan, kita memiliki kekuatan yang bahkan tidak kita ketahui. Jika kita berkumpul dan berbicara, banyak hal berubah. Jika kita berdiri, orang-orang akan berdiri bersama kita,” lanjutnya dikutip BBC.

Liga Premier memberikan lampu hijau untuk menunjukkan dukungan publik terhadap gerakan di seluruh dunia untuk keadilan rasial, yang digerakkan oleh kematian George Floyd dalam tahanan polisi di Amerika Serikat pada bulan Mei. Pemain dari semua klub ‘berlutut’ sebelum kick-off sementara nama pemain di bagian belakang kaos diganti dengan slogan Black Lives Matter setelah permintaan kolektif ke Liga Premier.

Ba bukanlah pesepakbola pertama yang berbicara kepada publik terkait masalah Uighur. Mesut Ozil dari Arsenal memposting di media sosial pada bulan Desember, menyoroti penindasan Uighur dan menyerukan solidaritas dari sesama Muslim.

Klubnya, yang memiliki kantor komersial dan restoran di China, dengan cepat menjauhkan diri dari komentar Ozil, mengklaim di situs media sosial China Weibo sebagai “selalu apolotis”. Televisi pemerintah China mencabut siaran pertandingan Arsenal melawan Manchester City dari jadwal akhir pekan berikutnya, sementara Ozil, yang kontrak sponsor pribadinya dengan raksasa pakaian olahraga Adidas telah berakhir, telah dihapus dari game konsol sepak bola di negara itu.

China adalah wilayah dengan hak penyiaran televisi luar negeri paling menguntungkan di Liga Premier dengan kesepakatan tiga musim yang dicapai pada tahun 2019 bernilai £564 juta. Ba yakin para pemain berada di bawah tekanan untuk tetap bungkam terkait Uighur.

“Jika ada risiko finansial pada Black Lives Matter, itu tidak akan terjadi,” tambahnya. “Arsenal berbicara tentang Black Lives Matter, tetapi ketika terkait tentang kehidupan Uighur, Arsenal tidak ingin membicarakannya karena tekanan dan dampak ekonomi.

“Ketika ada keuntungan finansial, sebagian orang menutup mata. Uang memiliki nilai lebih dari nilai yang sebenarnya,” katanya. “Saya pikir klub memberi banyak tekanan pada pemain untuk tidak terlibat, tetapi bagaimana Anda tidak bisa terlibat ketika Anda melihat ketidakadilan dengan mata kepala anda sendiri?”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaDemba BaMuslim Uighurpesepakbolauighur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepala FDA Janji Mundur, Bila Presiden Trump Tergesa Keluarkan Izin Vaksin Sebelum Pilpres AS
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Tolak Normalisasi dengan ‘Israel’ Hingga Kedamaian Palestina Tercapai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?