Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Lebih dari Separuh Penduduk Lebanon akan Menghadapi Kekurangan Pangan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2020 09:03 9:03 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 31 Agustus 2020 09:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari separuh penduduk Lebanon berisiko menghadapi krisis pangan setelah ledakan pelabuhan di Beirut yang menambah banyak kesengsaraan negara itu, sebuah badan PBB memperingatkan.

“Lebih dari separuh penduduk negara itu berisiko gagal mengakses kebutuhan makanan pokok mereka pada akhir tahun,” kata Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESCWA) pada Ahad (30/08/2020), dikutip oleh Al Jazeera.

“Tindakan segera harus diambil untuk mencegah krisis pangan,” ungkap sekretaris eksekutif ESCWA Rola Dashti.

Dashti mengatakan pemerintah Lebanon harus memprioritaskan pembangunan kembali silo di pelabuhan Beirut, tempat penyimpanan biji-bijian terbesar di negara itu.

Lebanon terperosok dalam keruntuhan ekonomi bahkan sebelum ledakan 4 Agustus di pelabuhan Beirut, yang menewaskan 188 orang, melukai ribuan orang, dan menghancurkan sebagian ibu kota.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebanon gagal membayar utangnya, sementara nilai mata uang lokal anjlok di pasar dan tingkat kemiskinan melonjak, semua itu berbarengan dengan lonjakan jumlah kasus virus korona.

“Tingkat inflasi rata-rata tahunan kemungkinan akan menjadi lebih dari 50 persen pada 2020, dibandingkan dengan 2,9 persen pada 2019,” kata ESCWA dalam sebuah pernyataan.

Lebanon mengandalkan impor untuk 85 persen dari kebutuhan pangannya dan penghancuran silo di pelabuhan Beirut dapat memperburuk situasi yang sudah mengkhawatirkan, tambah badan-badan bantuan dan para ahli.

ESCWA mengatakan kenaikan biaya transaksi impor makanan dapat menyebabkan kenaikan harga lebih lanjut.

Untuk mencegah krisis, pihak berwenang harus menetapkan batas atas harga pangan dan mendorong penjualan langsung dari produsen lokal ke konsumen, kata Dashti.

Dia juga mendesak komunitas internasional untuk “memperluas program ketahanan pangan yang menargetkan pengungsi dan komunitas tuan rumah” untuk membantu meredakan “potensi ketegangan sosial”.

Awal bulan ini, ESCWA mengatakan lebih dari 55 persen orang Lebanon “terjebak dalam kemiskinan dan berjuang untuk kebutuhan pokok”.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BeirutKrisis panganLebanonLebanon Kekurangna Pangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesepakatan ‘Israel’-UEA: AS Menekan Arab Saudi untuk Menghadiri KTT ‘Israel’ di Abu Dhabi
Tulisan selanjutnya 100 Dokter Meninggal Selama Pandemi, Kasus Covid-19 Tembus Angka 3 Ribu per Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?