Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagi, Pasukan Keamanan Yunani Pukuli Migran, Rampas Harta Benda Mereka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 September 2020 16:34 4:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2020 16:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan keamanan Yunani mengirimkan 15 orang pengungsi yang mencoba menyeberang ke Eropa kembali melalui Sungai Maritsa (Meriç) ke Turki, setelah memukuli dan merampas barang-barang pribadi mereka, ungkap seorang migran Afghanistan, Daily Sabah melaporkan.

“Kami ingin pergi ke Jerman. Mereka memukuli kami dan mengirim kami kembali. Yunani kejam,” kata Faysal Hakimi, seorang migran asal Afghanistan. Ia juga mengatakan bahwa barang-barang berharga seperti uang dan telepon genggam dirampas oleh pasukan Yunani.

Faysal memberikan kesaksian bahwa setelah mereka dipukuli, kelompok itu dipaksa naik perahu dan didorong ke arah Turki melewati sungai. “Seorang teman kami sakit parah. Orang Yunani bahkan tidak memberinya air,” kata Hakimi.

Seorang lainnya, Isa Yakubi dari Pakistan juga menyatakan bahwa pasukan perbatasan Yunani melakukan pelecehan dan merampas uang mereka.

Insiden serupa terjadi pada bulan Maret ketika pasukan keamanan Yunani memukuli para pengungsi Suriah dan menelanjangi pakaian dan mengambil uang dan ponsel mereka setelah mereka mencoba menyeberang ke negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ini terjadi setelah Ankara membuka pintunya bagi para migran dan pengungsi yang berusaha menyeberang ke Eropa, menuduh Uni Eropa gagal menepati janjinya berdasarkan kesepakatan migran 2016.

Menyusul pengumuman Turki, ribuan orang berbondong-bondong ke provinsi Edirne Turki – yang berbatasan dengan Yunani dan Bulgaria – untuk menuju Eropa.

Reaksi Yunani, bagaimanapun, telah keras, ditandai dengan serangan, gas air mata dan beberapa pembunuhan terhadap mereka yang mencoba menyeberang ke wilayahnya dari Turki.

Turki dan Yunani telah menjadi titik transit utama bagi para migran yang berusaha menyeberang ke Eropa untuk memulai hidup baru, melarikan diri dari perang dan penganiayaan. Turki menampung lebih dari 3,5 juta warga Suriah, lebih banyak dari negara lain mana pun di dunia.

Turki dengan keras mengkritik pelecehan itu dan mengatakan UE tampaknya telah kehilangan nilai dasar hak asasi manusia.

Serangan dan pembunuhan juga telah diakui oleh kelompok hak asasi serta telah dikutip di beberapa outlet berita internasional.

“Pasukan keamanan Yunani dan orang-orang bersenjata tak dikenal di perbatasan darat Yunani-Turki telah menahan, memukuli, melakukan pelecehan seksual, merampok dan menelanjangi para pencari suaka dan migran, kemudian memaksa mereka kembali ke Turki,” Human Rights Watch (HRW) mengumumkan dalam sebuah pernyataan tertulis di bulan yang sama.

HRW menjelaskan bahwa mereka mewawancarai sejumlah besar orang di perbatasan setelah pencari suaka mulai membanjiri perbatasan berharap mendapat izin masuk oleh Eropa. Oleh karena itu, dalam banyak kasus, orang yang diwawancarai mengatakan pria bersenjata menelanjangi para migran, termasuk wanita, hingga pakaian dalam mereka dan memaksa mereka menyeberangi sungai kembali ke Turki.

Dalam pernyataan terpisah pada bulan Juli, kelompok hak asasi manusia mengatakan “Pemerintah Yunani telah dengan kasar mendorong pencari suaka dan migran yang bertujuan untuk mencapai wilayahnya kembali ke Turki, dan seringkali juga menghancurkan harta benda mereka.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pengungsiTurkiYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid Makin Tinggi di Asia, Malaysia larang warga India, Indonesia, Filipina Masuk
Tulisan selanjutnya MIT: Virus Game Judi Online Kembali Mewabah di Aceh, Pemerintah Diam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?